RSS
Tampilkan postingan dengan label ENGLISH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ENGLISH. Tampilkan semua postingan

Contoh Pidato Bahasa Inggris (English Speech)

C
ontoh pidato bahasa inggris tentang pendidikan dibawah ini bisa dijadikan referensi untuk pembuatan english speech. sebagaimana kita ketahui, bangsa Indonesia bisa maju jika kita sangat memperhatikan pendidikan.

pidato-bahasa-inggris-pendidikancontoh pidato bahasa inggris tentang pendidikan sebagai berikut

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tips Ujian TOEFL

P

ersiapkan diri dengan baik secara fisik dan mental. Lulus ujian TOEFL tidak bisa dilakukan dengan hanya belajar satu malam atau satu minggu sebelum tes. Para peserta TOEFL harus mempersiapkan diri jauh-jauh hari agar bisa mendapatkan nilai tinggi dengan cara kursus persiapan TOEFL, mempelajari buku-buku TOEFL, mencoba mengerjakan soal-soalnya. Dengan sering mencoba soal-soal tersebut, peserta menjadi terbiasa dengan jebakan-jebakan yang ada di TOEFL. Jika sudah terbiasa mengerjakan, diharapkan peserta tes tidak lagi merasa gugup dan grogi saat ujian.
Pahami perintahnya dengan baik. Dari tahun ke tahun, soal-soal yang ada dalam soal-soal TOEFL selalu sama. Sehingga, anda bisa mempelajari jauh2 hari pola soalnya. Dengan begitu, tidak perlu membuang waktu untuk membaca perintah soal hanya untuk mencari jawaban yang benar.
Dengarkan percakapan dengan saksama karena hanya diputar satu kali. Usahakan berkonsentrasi penuh pada soal. Jangan meleng, ngelamun, atau bicara bahkan melihat ke sesuatu yang lain jika itu bisa membuyarkan konsentrasi anda.
Pilihlah pertanyaan yang mudah dulu. Biasanya, soal-soal TOEFL bertingkat, dari mudah ke sulit. Jika merasa menemukan soal yang sulit, maka jangan buang waktu untuk mengerjakannya. Tinggalkan dan kembali lagi jika memang masih ada waktu, kecuali untuk listening section mungkin.
Karena sistem penilaiannya adalah sistem penalti, maka jangan sampai ada soal yang salah dan usahakan soal yang kosong seminimum mungkin.
Jangan coba-coba curang, karena MEMALUKAN ! Jangan menyontek atau memberitahu teman. Jika ketahuan, maka panitia tidak segan-segan mengeluarkan peserta itu dan melarang mengerjakan tes lagi.
SELAIN ada kiat-kiat umum, tentu ada kiat khusus. Kiat khusus ini sangat berguna untuk mengerjakan soal mendengarkan dan tata bahasa.
Kiat khusus untuk soal mendengarkan. Duduklah di dekat pengeras suara, bukan di dekat radio tape. Namun, jangan duduk di depannya langsung, juga jangan dekat tembok karena suara akan bergema.
Soal mendengarkan terdiri dari tiga bagian. Masing-masing bagian memiliki kiat khusus. Untuk bagian pertama, begitu mendengar percakapan, fokuslah pada pembicara ke dua, karena biasanya jawabannya ada pada pembicara ke dua. Perhatikan juga kalimat dan ekspresi dari pembicara. Misalnya setuju, terkejut, tidak pasti, menyarankan, dan sebagainya.
Untuk bagian kedua, fokuskan pendengaran pada kalimat pertama karena ide dari percakapan tersebut ada di situ. Buatlah kesimpulan tentang situasi dan keadaan di mana percakapan itu terjadi. Misalnya kapan, di mana, dan siapa.
Untuk bagian ketiga, bacalah dulu keempat jawaban dari masing-masing soal, lalu pilihlah jawaban yang cocok dengan percakapan.
Strategi khusus yang bisa dipakai untuk soal tata bahasa adalah memulai dari soal yang mudah, yakni nomor 1-15. Kemudian, baru nomor 16-40. Pilihlah dua jawaban yang mungkin benar lalu pelajarilah. Jika masih ada waktu, periksalah nomor-nomor akhir karena itu yang sulit.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Apa Arti Skor TOEFL ??

T

est of English as a Foreign Language disingkat TOEFL adalah ujian kemampuan berbahasa Inggris yang diperlukan untuk mendaftar masuk ke sekolah2 di Amerika dan negara2 lain yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utamanya. Ujian ini diperlukan pendaftar yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua (second language). Berbeda dengan IELTS yang skornya antara 0-9, maka TOEFL skornya sampe 700. Skor itu meng-indikasikan kemampuan bahasa peserta tes tersebut. Bagi mereka yang akan belajar ke luar negeri, amat
diharapkan nilai TOEFL lebih dari 500. Berikut ini interpretasi nilai TOEFL dengan kemampuan peserta.

Kategori Non User dengan nilai <400 dinilai belum mampu menggunakan bahasa Inggris dalam segala konteks/situasi/topik. Sedangkan Extremely Limited User (nilai 400 – 449) hanya cukup untuk berkomunikasi yang sangat dasar sekali, itupun dengan bantuan lawan bicara.

Kategori Marginal User dengan skor antara 450 – 489 disebut pengguna bahasa yang pas-pasan yaitu hanya bisa menggunakan kalimat-kalimat pendek saja dan dalam bidang/konteks/situasi/topik yang sudah diketahuinya. Sedangkan Modest User (nilai 490 – 529) yaitu pesan yang disampaikan cukup bisa dimengerti secara umum, secara khusus kurang jelas karena banyak kesalahan yang dibuat.

Competent User (nilai 530 – 559) dinilai dapat menggunakan bahasa Inggris secara lisan dan tulisan dengan berani dalam berbagai konteks/situasi/topik, walaupun disana-sini terlihat banyak kesalahan. Kategori Good User (nilai 560-609) bisa dianggap terampil berbahasa Inggris lisan dan tulisan secara effektif dalam hampir semua konteks/situasi/topik dengan sedikit kesalahan.

Perfect User (nilai 610 – 644) mampu menggunakan bahasa Inggris secara sempurna baik lisan dan tulisan secara effektif dalam konteks/situasi/topik apapun. Native Speaker like User (nilai 645 – 670) yaitu dapat menggunakan Bahasa Inggris seperti penutur aslinya orang Inggris.

Dari deskripsi diatas, anda bisa mengerti kenapa skor TOEFL bisa begitu tinggi hingga mencapai 450-600 untuk mendaftar sekolah. Itu karena demi kebaikan anda juga supaya tidak kesulitan dalam menyelesaikan pendidikan.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mengatasi Trauma Berbahasa Inggris

Mengatasi Trauma Berbahasa Inggris
Oleh : Condra Antoni
Dosen Bahasa Inggris FT Teknik UMRAH/Politeknik Batam, Koordinator Polybatam Language Centre.

T

Trauma berasal dari kata Yunani "traumatos" yang berarti luka dari sumber luar. Pada dasarnya trauma adalah luka emosi, rohani dan fisik yang disebabkan oleh keadaan yang mengancam diri kita. Trauma adalah luka batin yang tersimpan sehingga berpotensi menggerogoti seluruh diri kita.

Tidak bisa dipungkiri bahwa belajar bahasa Inggris berpotensi menimbulkan trauma dalam artian takut atau was-was untuk practice. Tanpa bermaksud berprasangka, trauma ini disebabkan oleh masa lalu pembelajaran bahasa yang setiap hari berhadapan dengan guru yang berkiblat "to be-isme". Di sini guru justru berperan sebagai pengabar ideologi tentang grammar correctness yang tidak bisa ditawar dalam berbahasa Inggris. Guru cenderung berperan sebagai hakim agung yang setiap saat siap sedia menghukum muridnya dengan aturan-aturan kaku manakala murid tersebut mencoba berekspresi atau berujar dalam bahasa Inggris dengan grammar yang tidak tepat. Murid kemudian di cekoki dengan to be yang berpengaruh pada imej bahwa bahasa Inggris itu sulit dipelajari, dipahami, dan dikuasai.

Sebagai orang Indonesia yang rata-rata mengawali pembelajaran bahasa Inggris ketika SMP, maka berhadapan langsung dengan to be seringkali merupakan suatu ketakutan. Bagaimana tidak, ketika kita sebagai pemilik sah bahasa ibu (mother's tongue) bukan bahasa Inggris, saat berhadapan pertama kali dengan bahasa Inggris itu sendiri pada waktu pertama kali, yang disuguhkan adalah hamparan peraturan berbahasa.

Barangkali hari ini masih banyak ditemukan guru yang menerapkan pola yang sama; mengutamakan grammar dibanding memotivasi siswa untuk menggunakan bahasa inggris itu sendiri. Hari T. Kisdi mengistilahkan pembelajaran seperti ini dengan knowledge oriented. Kita disuguhkan pengetahuan tentang bagaimana cara berbahasa, alih-alih skill oriented yang berupa keterampilan berbahasa.

Bisa kita bayangkan dan rasakan bagaimana suasana yang kita hadapi dan dapati ketika kita belajar bahasa Inggris untuk tahap awal, kita diharuskan memiliki pengetahuan berbahasa. Kita diharuskan memahami grammar dalam artian pola-pola formal dan terbatas yang digunakan dalam berujar bahasa Inggris. Bahasa Inggris, lanjut Hari T. Kisdi adalah sebuah keterampilan (skill). Ia merupakan suatu pembelajaran untuk memakai bukan mengetahui.

Akibat trauma berbahasa di masa lalu, maka ketika mereka belajar bahasa inggris di usia dewasa, mereka mengalami kesulitan. Banyak kasus ditemukan bahwa pembelajar bahasa Inggris dewasa pada batasan-batasan tertentu, bisa memahami orang lain yang berbicara bahasa Inggris. Tapi ketika diminta merespon, mereka mengalami kesulitan. Justru persoalannya bukan karena mereka tidak tahu jawabannya, tapi mereka takut salah dalam meresponnya.

Di kelas-kelas bahasa Inggris yang pernah saya tangani, model pembelajar seperti ini biasanya memilih menjawab dengan bahasa Indonesia, padahal saya bertanya dalam bahasa Inggris. Ini membuktikan bahwa mereka mengerti tentang apa yang saya katakan dalam bahasa Inggris, tetapi mereka kesulitan untuk meresponnya dalam bahasa Inggris. Pada situasi tertentu, mereka justru memilih diam atau mengatakan "no comment".
Ini adalah bentuk trauma yang dialami oleh pembelajar bahasa Inggris di usia dewasa, yang dipicu oleh "to be oriented" di usia sekolah. Trauma ini seyogyanya bisa diatasi dengan mengubah paradigma pembelajarnya. Paradigma ini bisa dirubah dengan cara memahami fungsi bahasa sebagai alat komunikasi.

Ketika pembelajar yang mengalami trauma tersebut memahamai konsep ini, maka mereka lantas akan menyadari bahwa bahasa Inggris (sebagaimana bahasa-bahasa lain) adalah sebuah alat untuk bisa saling berkomunikasi dan saling memahami satu sama lain, alih-alih show off tentang tatabahasa antara satu dengan yang lain.

Dalam berbahasa Inggris misalnya, orang yang menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi (English speaking people) ketika berkomunikasi dengan orang yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris (non-native speaker) cenderung lebih pada keinginan untuk memahami apa yang dikatakan lawan bicaranya, alih-alih berupaya memperbaiki English grammar nya.

Contoh sederhana ini meniscayakan bahwa tobe-isme bukanlah syarat mutlak yang mesti dianut dalam berbahasa Inggris. Metode to be oriented yang diaplikasikan oleh guru-guru di tingkat sekolah menengah terutama, ternyata dalam prakteknya justru menyulitkan para pembelajar bahasa Inggris tersebut. Lebih jauh, pengajar bahasa inggris menciptakan trauma berbahasa Inggris ketimbang mendorong (encourage) para pembelajar untuk berbahasa Inggris.

(Pernah dimuat di Batam Pos, Sabtu, 16 Pebruari 2008)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bagaimana menggunakan preposisi “at”, “on”, “in”? (bagian 2)

P

ada posting yang lalu, preposition/kata depan "at", "on" dan "in" digunakan sebagai penunjuk waktu. Sekarang kita bahas juga penggunaannya sebagai penunjuk tempat.
at digunakan untuk menunjuk benda yang dimaksud ada di satu titik/spot tertentu
Budi is waiting for you at the bus stop.
My father I met my mother at the theater while watching a movie.
in digunakan untuk menunjukkan bahwa benda yang dimaksud dalam tempat tertutup.
I spilled my drink in the theater
Bambang was in the hospital for a week because of accident.
on digunakan ketika benda yang dimaksud berada di atas permukaan.
There was a "no smoking" sign on the wall.
I left my book on this table, but it's gone now.

Di bawah ini adalah beberapa contoh standar penggunaan preposisi ini.
SILAHKAN KLIK DISINI ngenglishyuk.blogspot.com


Lihat bagian pertama.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bagaimana menggunakan preposisi “at”, “on”, “in”? (1)

B

agaimana menggunakan preposition “at”, “on”, “in” yang bener? Gw sendiri sering kecampur-campur. Kebetulan hari ini ada salah seorang member milis memberikan satu tips mudah. Bayangkan sebuah segitiga. “At” adalah puncak segitiga itu. Kemudian, ada “on” di tengah dan “in” di dasar segitiga tersebut. Sayangnya, beliau tidak memberikan gambar yang memperjelas maksudnya. Gw bantu dengan menggambar pake “paint”, makanya rada jelek. Ah, yang penting kan niatnya… :)

“At” digunakan dalam lingkup kecil dan mendetail, seperti jam ato alamat rumah.
“On” mewakili penggunaan dalam ruang yang lebih besar, seperti hari, tanggal ato nama jalan.
Kemudian “In” dalam dimensi yang lebih luas seperti tahun dan nama kota / propinsi / negara.



Contohnya:
Rizqi was born in 2005.
He was born on the May 22nd, 2005.
He was born at 22:00.
Caktopan live in Indonesia. He has a job in Batam.
Currently, he is visiting his friend’s shop on Jalan Raja Ali Haji.
His friend’s shop at Jalan Raja Ali haji number 40.

Hope, it helps…

Lanjut ke bagian kedua
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bedanya Miss, Mrs dan Ms

H

ai, ketemu lagi dalam posting bahasa Inggris. Kali ini kita bahas tentang apa perbedaan antara Miss, Mrs dan Ms.

The Origin of Words
Sebenarnya semua kata berasal dari kata "mistress" seperti "mistress of house". Tuan rumah. Miss dan Mrs sering digunakan bergantian hingga tahun 1800-an dimana penggunaannya mulai dibedakan. Mrs mulai digunakan kepada wanita yang sudah menikah, sedangkan Miss ditujukan pada yang belum. "Mistress" sendiri mulai mengalami degradasi arti karena ditujukan pada wanita simpanan, pelacur dan konotasi negatif lainnya.

Pronounciation
Mrs ~ ˈmɪsɪz
Miss ~ ms
Ms ~mɪz

Daily Usage
Miss digunakan pada wanita yang belum menikah dengan menyertakan nama keluarganya (lastname). Contohnya Michele Hughes (anggap saja anak Mr. Hughes ato Pak Hughes), maka panggilannya adalah Miss Hughes. Kemudian dia menikah dengan Robert Petrovic, maka panggilannya menjadi Mrs. Petrovic. Mrs. digunakan pada wanita yang sudah menikah dengan menyertakan nama suaminya (husband lastname).
Ms. digunakan pada wanita yang tidak diketahui status pernikahannya dan menjadi titel dalam profesionalitas dalam dunia bisnis. Ms. juga tergantung pada siapa yang ingin menggunakannya. Ada orang yang pengen tetap dipanggil mrs. dan miss.
Miss 'lastname' biasanya digunakan dalam dunia pendidikan untuk memanggil murid2nya tanpa memilah apakah mereka sudah menikah ato belum. Ini title netral yang bisa digunakan pada wanita muda dalam suasana formal.

Notes:
Ada orang yang tetap ingin menggunakan mrs. "husband lastname" karena suaminya meninggal. Sementara wanita lain ingin menggunakan mrs. "family lastname" karena sudah bercerai dengan suaminya.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

5 Cara Meningkatkan Kualitas Menulis Dalam Bahasa Inggris

B

Beberapa orang yang saya tanyai menganggap menulis itu SUSAH. Menulis dalam bahasa Inggris? LEBIH SUSAH lagi.Walaupun begitu orang2 tersebut juga menganggap keterampilan menulis dalam bahasa inggris itu penting. Apalagi jika anda ingin sekolah/bekerja di luar negeri, atau bekerja di multinational company, atau bersosialisasi dalam masyarakat internasional.

5 Cara Meningkatkan Kualitas Menulis dalam bahasa Inggris

1. Tingkatkan perbendaharaan kata anda (Improve your vocabulary)
Kalimat adalah untaian kata. Jika anda menguasai banyak kata, mengetahui definisinya dan bisa menggunakan dengan tepat, betapa bagusnya tulisan anda. Anda dianggap mengerti bagaimana mengungkapkan ide, mempengaruhi orang dan membuat pembaca mengerti dan memahami maksud anda. Tip: Jika anda menemukan kata baru, cari definisinya dan temukan padanan kata (sinonim) dan lawan kata (antonym) dari kata tersebut.

2. Kembangkan kemampuan ejaan
Mengetahui banyak kata harus juga diiringi dengan ejaannya. Anda harus tau bagaimana cara mengeja kata tersebut dengan baik. Ejaan yang tidak benar bisa membuat pembaca salah mengerti. Banyak confused word yang bisa membuat anda bingung (juga pembacanya). Ada homophone seperti “bear” dan “bare”. Cara pengucapannya sama, tapi “bear” = beruang dan “bare” berarti telanjang. Kembali ke poin #1, kesalahan dalam mengeja bisa membuat pembaca salah mengerti tulisan anda.
Tip: Selalu cek kembali dengan kamus jika ragu.

3. Banyak Membaca
Banyak membaca tulisan dalam bahasa Inggris juga membantu anda meningkatkan kemampuan anda. Itu membuat anda mendapat ide/contoh bagaimana menyusun kalimat yang baik serta menggunakan kata dengan tepat. Juga bagaimana mengungkapkan opini dengan baik.
Tip: Pilih buku, artikel yang menarik buat anda. Sehingga anda tidak gampang bosan dan mendapat pengetahuan baru.

4. Perhatikan Tata Bahasa (Watch our grammar)
Tata bahasa adalah serangkaian tata aturan bahasa. Ini juga penting karena tanpa tata bahasa, tulisan anda jadi tidak bermakna, acak kadut dan mengesankan tidak terpelajar.
Tip: Pelajari, pahami dan terapkan tata bahasa dengan benar diantaranya aturan tenses. Juga, gunakan tanda baca dengan tepat sehingga tulisan anda nyaman dibaca dan mudah dipahami.

5. Menulis
Menulis mungkin menjemukan bagi sebagian orang. Sedangkan buat sebagian yang lain, itu adalah pekerjaan yang menyenangkan karena bisa berbagi pada sesama, seperti blogger. Sebagian yang lain mengatakan menulis adalah kewajiban, seperti full time writer, ato jurnalis.
Tip: jika anda ingin meningkatkan kualitas tulisan anda, tidak ada jalan lain kecuali mulai menulis tentang apa saja baik dengan cara menulis dengan pena di atas kertas. Ato menulis dengan keyboard di depan komputer.

Remember, "Practice makes perfect".
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Recount Text

Recount Text 


Nah... dari Buku "ENGLISH ON SKY" Di Ulumuddin Islamic Boarding School yang saya dapatkan, maka saya sendiri mengetahui bahwa Recount Text adalah text yang menceritakan kembali kejadian atau pengalaman di masa lampau. Khusus untuk maka yang diceritakan disini adalah tentang pengalaman masa liburan yang lampau.



Visiting Bali

There were so many places to see in Bali that my friend decided to join the tours to see as much as possible. My friend stayed in Kuta on arrival. He spent the first three days swimming and surfing on Kuta beach. He visited some tour agents and selected two tours. The first one was to Singaraja, the second was to Ubud.

On the day of the tour, he was ready. My friend and his group drove on through mountains. Singaraja is a city of about 90 thousands people. It is a busy but quiet town. The street are lined with trees and there are many old Dutch houses. Then they returned very late in the evening to Kuta.

The second tour to Ubud was a very different tour. It was not to see the scenery but to see the art and the craft of the island. The first stop was at Batubulan, a center of stone sculpture. There my friend watched young boys were carving away at big blocks of stone. The next stop was Celuk, a center for silversmiths and goldensmiths. After that he stopped a little while for lunch at Sukawati and on to mass. Mass is a tourist center.

My friend ten-day-stay ended very quickly beside his two tour, all his day was spent on the beach. He went sailing or surfboarding every day. He was quiet satisfied.
Buat kamu yang pengen baca lebih banyak tentang Tentang Text Recount bisa Langsung ke:
http://www.englishdirection.com/2011/09/kumpulan-lengkap-contoh-text-recount.html

Semoga tulisan tentang Recount Text Holiday ini dapat membantu teman-teman dalam menyelesaikan tugas sekolahnya. Semoga berkenan dan saya berharap kamu akan berkunjung lagi suatu saat di blog The Big Box Of Atjeh. Salam...
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Narrative Text

Definisi Narasi (Narrative Text)
tags: Taufar Teuku Bantalidan








Narasi adalah teks memfokuskan peserta / orang/ Pelaku tertentu. Fungsi Text tersebut adalah untuk menceritakan kisah-kisah atau peristiwa masa lalu dan menghibur pembaca.
Struktur generik Narasi (Narrative Text)

Text Narative mempunya 3 bagian. berikut penjelasannya:

1. Orientasi: Memperkenalkan para peserta dan menginformasikan waktu dan tempat

2. Komplikasi: Menggambarkan krisis yang meningkat yang dihadapi oleh para pelaku /peserta/aktor yang terlibat dalam cerita tersebut.

3. Resolusi: Menampilkan cara peserta untuk memecahkan krisis, baik atau lebih buruk.


 

Fitur Bahasa Text Narative

· Dengan menggunakan verba proses

· Dengan menggunakan hubungannya temporal yang

· Dengan menggunakan Simple Past Tense


Contoh :






The Myth of Malin Kundang

A long time ago, in a small village near the beach in West Sumatra, a woman and her son lived. They were Malin Kundang and her mother. Her mother was a single parent because Malin Kundang's father had passed away when he was a baby. Malin Kundang had to live hard with his mother.
Malin Kundang was a healthy, dilligent, and strong boy. He usually went to sea to catch fish. After getting fish he would bring it to his mother, or sold the caught fish in the town.
One day, when Malin Kundang was sailing, he saw a merchant's ship which was being raided by a small band of pirates. He helped the merchant. With his brave and power, Malin Kundang defeated the pirates. The merchant was so happy and thanked to him. In return the merchant asked Malin Kundang to sail with him. To get a better life, Malin Kundang agreed. He left his mother alone.
Many years later, Malin Kundang became wealthy. He had a huge ship and was helped by many ship crews loading trading goods. Perfectly he had a beautiful wife too. When he was sailing his trading journey, his ship landed on a beach near a small village. The villagers recognized him. The news ran fast in the town; “Malin Kundang has become rich and now he is here”.
An old woman ran to the beach to meet the new rich merchant. She was Malin Kundang’s mother. She wanted to hug him, released her sadness of being lonely after so long time. Unfortunately, when the mother came, Malin Kundang who was in front of his well dressed wife and his ship crews denied meeting that old lonely woman. For three times her mother begged Malin Kundang and for three times he yelled at her. At last Malin Kundang said to her "Enough, old woman! I have never had a mother like you, a dirty and ugly woman!" After that he ordered his crews to set sail. He would leave the old mother again but in that time she was full of both sadness and angriness.
Finally, enraged, she cursed Malin Kundang that he would turn into a stone if he didn't apologize. Malin Kundang just laughed and really set sail.
In the quiet sea, suddenly a thunderstorm came. His huge ship was wrecked and it was too late for Malin Kundang to apologize. He was thrown by the wave out of his ship. He fell on a small island. It was really too late for him to avoid his curse. Suddenly, he turned into a stone.
Contoh II:
                                                                       Timun Emas
 
One night, while they were praying, Buto Ijo a giant with supranatural powers passed their house. He heard they pray. "Don't worry farmers. I can give you a child. But you have to give me that child when she is 17 years old," said Buto Ijo. The farmers were so happy. They did not think about the risk of losing their child letter and agree to take the offer. Later, Buto Ijo gave them a bunch of cucumber seeds. The farmers planted them carefully. Then the seeds changed into plants. No longer after that, a big golden cucumber grew from plants. After it had ripe, the farmers picked and cut it. They were very surprised to see beautiful girl inside the cucumber. They named her Timun Mas or Golden Cucumber. Years passed by and Timun Mas has changed into a beautiful girl. On her 17th birthday, Timun Mas was very happy.
However, the parents were very sad. They knew they had to keep their promise to Buto Ijo the giant but they also did not want to lose their beloved daughter. "My daughter, take this bag. It can save you from the giant," said father. "What do you mean, Father? I don't understand," said Timun Mas.
Right after that, Buto Ijo came into their house. "Run Timun Mas. Save your life!" said the mother. Buto ijo was angry. He knew the farmers wanted to break their promise. He chased Timun Mas away. Buto Ijo was getting closer and closer. Timun Mas then opened the bag and threw a handful of salt. It became sea. Buto Ijo had to swim to cross the sea. Later, Timun Mas threw some chilly. It became a jungle with trees. The trees had sharp thorns so they hurt Buto Ijo. However, he was still able to chase Timun Mas. Timun Mas took her third magic stuff. It was cucumber seeds. She threw them and became cucumber field. But Buto Ijo still could escape from the field. Then it was the last magic stuff she had in the bag. It was a shrimp paste or terasi. She threw it and became a big swamp. Buto Ijo was still trying to swim the swamp but he was very tired. Then he was drowning and died.
Timun Mas then immediately went home. The farmers were so happy that they finally together again.




Contoh III:
                                                                                      Lutung Kasarung



PRABU Tapa Agung was an old king. He had two daughters, Purbararang and Purbasari. Prabu Tapa Agung planned to retire as a king. He wanted Purbasari to replace him as the leader of the kingdom.

Hearing this, Purbararang was angry. "You cannot ask her to be the queen, Father. I'm older than she is. It's supposed to be me, not her!" said Purbararang. But the king still chose Purbasari to be the next queen. Purbararang then set a bad plan with her fiance, Indrajaya. Together they went to a witch and asked her to put a spell on Purbasari. Later, Purbasari had bad skin. There were black dots all over her body. "You are not as beautiful as I am. You cannot be the queen. Instead, you have to leave this palace and stay in a jungle," said Purbararang. Purbasari was very sad. Now she had to stay in the jungle. Everyday she spent her time playing with some animals there.

There was one monkey that always tried to cheer her up. It was not just an ordinary monkey, he had magical power. And he also could talk with humans. The monkey's name was Lutung Kasarung. He was actually a god. His name was Sanghyang Gurumina.

Lutung Kasarung planned to help Purbasari. He made a small lake and asked her to take a bath there. Amazingly, her bad skin was cured. Now she got her beautiful skin back. After that, she asked Lutung Kasarung to accompany her to go back to the palace.

Purbararang was very shocked. She knew she had to come up with another bad idea. She then said, "Those who have longer hair will be the queen." The king then measured his daughters' hair. Purbasari had longer hair. But Purbararang did not give up. "A queen must have a handsome husband. If my fiance is more handsome than yours, then I will be the queen," said Purbararang.

Purbasari was sad. She knew Purbararang's fiance, Indrajaya, was handsome. And she did not have a fiance yet. "Here is my fiancé, Indrajaya. Where is yours?" asked Purbararang. Lutung Kasarung came forward. Purbararang was laughing very hard. "Your fiance is a monkey, ha ha ha." Suddenly, Lutung Kasarung changed into a very a handsome man. He was even more handsome than Indrajaya.

Purbasari then became the queen. She forgave Purbararang and her fiance and let them stay in the palace.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Apa itu PRONOUN ?

Apa itu pronouns ?


Pronouns adalah kata ganti. Dalam bahasa inggris, ada lima macam pronoun. Ada subject pronoun, ada complement pronoun, ada possesive adjective, ada possesive pronoun dan ada reflexive pronoun.
Tentang subject pronoun
Kata ganti subyek, berubah sesuai fungsinya. Kata ganti ini sudah sangat kita kenal. Mereka biasanya cukup disebut dengan subyek saja. Yaitu I, you, we, they, she dan he. Biasanya mereka ini merupakan pelaku tindakan/ kegiatan/aktivitas.

Tentang complement pronoun
Complement pronoun adalah kata ganti pelengkap. Maksudnya, adalah kata ganti orang, jika orang itu berkedudukan sebagai pelengkap/obyek dalam kalimat . Dalam bahasa Indonesia, dapat diilustrasikan seperti ini:
  1. Ia mengirimi aku surat......"Ia" adalah kata ganti subyek dan "aku" adalah kata ganti komplemen
  2. Ia membuatnya menangis........"Ia" adalah kata ganti subyek dan “nya (perempuan)” adalah kata ganti komplemen
  3. Ibu membelikanku telepon genggam......."Ibu" adalah kata ganti subyek dan “ku” adalah kata ganti komplemen
  4. Maukah kamu membantu mereka?......."Kamu" adalah kata ganti subyek dan "mereka" adalah kata ganti komplemen
Lalu, bagaimana mengatakannya dalam bahasa Inggris? Begini:

  1. He sent me a letter
  2. He makes her cry
  3. Mother bought me a mobile phone.
  4. Would you help them?
  5. My parents love us, very much.
  6. He will pick you up, don't worry!
  7. she will marry him, this month.
  8. The news make me sad. I hate it.
Jadi kesimpulannya?
  1. Sebagai complement pronoun, “I”  (saya) berubah menjadi “me”,
  2. Sebagai complement pronoun, “You” (kamu) tetap menjadi “you”,
  3. Sebagai complement pronoun, “We” (kita/kami) berubah menjadi “us”,
  4. Sebagai complement pronoun, “They” (mereka) berubah menjadi “them”,
  5. Sebagai complement pronoun, “She” (dia perempuan) berubah menjadi “her”,
  6. Sebagai complement pronoun, “He” (dia laki-laki) berubah menjadi “him”,
  7. Sebagai complement pronoun, “It” (Ia benda) akan tetap menjadi “IT”,

Nah, Untuk indefinite Pronoun kamu bisa baca di http://thika-mythika.blogspot.com/2010/11/indefinite-pronoun_20.html
Bisakah anda memberikan contoh implementasi lain? Saya yakin anda bisa! Untuk penjelasan  tiga pronouns lain, akan saya berikan setelah ini.
Selamat belajar! Semoga sukses!
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Conjunctions (Kata Sambung) dalam Bahasa Inggris


Salah satu dari part of Speech yang perlu kita pelajari adalah Conjunctions. Conjunctions (Kata Sambung) adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan kata-kata, ungkapan atau kalimat dan sebagainya. Kata Sambung yang paling umum digunakan dalam Bahasa Inggris adalah "and", "or" dan "but".

Contoh:
  1. Jamie, Adam and Lee arranged to meet by The Bull at 7 o'clock.
    (Conjunction "and" menghubungkan "Jamie", "Adam" + "Lee") 
  2. It is a small but practical kitchen.
    (Conjunction "but" menghubungkan "small" + "practical")
  3. The manager or his secretary will notify you when the report is ready.
    (Conjunction "or" menghubungkan "manager" + "secretary")
PEMBAGIAN CONJUNCTION

Konjunction terbagi menjadi 2 kelompok utama yaitu:

1. COORDINATING CONJUNCTION

Yaitu menghubungkan kalimat-kalimat yang sederajat. Artinya kalimat yang satu tidak membutuhkan kalimat yang lainnya dan andaikan kalimat itu berdiri sendiri pun, tanpa adanya conjunction, maka makna kalimat tersebut sudah dapat dipahami dengan baik.

Conjunction jenis ini terbagi lagi menjadi:

a. Cumulative (Menunjukkan Penambahan)


Conjunction yang sering dipakai pada golongan ini adalah and, both...and, also, as well as, no less than, not only...but also, dsb

Contoh:
  1. You and I will go to Bali tomorrow
    (kalimat aslinya adalah "you will go to Bali tomorrow" dan " I will go to Bali tomorrow". Maka kalimat seperti ini dapat digabungkan seperti contoh tersebut)
  2. He is both an actor and a director
  3. He is clever and you are also
  4. He as well as you is guilty
    (be yang dipakai adalah "is" bukan "are". Silahkan pelajari kembali mengenai hal ini pada topik "Concordance/Agreement")
  5. He no less than you will be punished.
  6. Mr. Anderson is not only accused, but also convicted.
b. Alternative (Menunjukkan Pilihan)

Conjunction yang dipakai pada jenis ini adalah either...or, neither...nor, or, else, otherwise

Contoh:
  1. You can eat either the red apple or the green one.
    (Kamu boleh memakan salah satu apel yang berwarna merah ataupun yang berwarna hijau)
  2. You can eat neither the red apple nor the green one.
    (Kamu tidak boleh memakan apel yang berwarna merah ataupun yang berwarna hijau. Kalimat ini sama dengan " You can't eat both the red apple and the green one.")
  3. You or William is right.
c. Adversative (Menunjukkan Pertentangan)

Conjunction yang sering dipakai adalah but, still, yet, nevertheless, however, whereas, while

Contoh:
  1. Mrs. Henry is generous but her husband isn't.
  2. She is very wealthy still she isn't contented.
  3. He is very clever, nevertheless he often makes mistakes.
  4. I'd like to go; however, I haven't got time.
d. Illative (Menunjukkan Kesimpulan)

Conjunction yang dipakai adalah therefore, so, so then, then, for

Contoh:
  1. My sister was ill, therefore, she couldn't go to school yesterday
  2. It's time to go; so, let's start
  3. If you make mistake, then you must admit it.
  4. It is going to rain; for the barometer is falling
2. SUBORDINATING CONJUNCTION

Yaitu kata sambung yang menghubungkan antara anak kalimat dan induk kalimat. Artinya jika kita tidak menggunakan kata sambung, maka salah satu kalimat tidak dapat dimengerti maksudnya apabila ia berdiri sendiri.

Conjunction jenis ini terbagi lagi menjadi:

a. Apposition (Keterangan Tambahan)
  1. He said that he could pick me up
  2. Sean promised that he would tell me the truth
b. Cause and Effect (Hubungan Sebab Akibat)
  1. He could not pass the exam because he was lazy
  2. I will succeed to pass the exam since I have studied hard
c. Impact (Pengaruh atau Akibat)
  1. This coffee is too hot that I cannot drink it
  2. He ran too fast that he made himself exhausted
d. Purpose (Maksud dan Tujuan)
  1. I bought a lot of books that I can prepare myself to pass the exam
  2. You have to study hard in order that you can pass the exam
e. Condition (Syarat)
  1. You will pass the exam if you study hard
  2. I will come to your house provided that I am well enough
f. Concession (Pernyataan Mengalah)
  1. He kept working hard even though he was very tired
  2. She will probably fail however much she may try
g. Comparison (Perbandingan)
  1. Mr. William is as tall as Mr. Robert
  2. You are more beautiful than my girlfriend
h. Manner (Taraf atau Cara)
  1. The plane hasn't landed yet as far as I know
  2. Men will reap as they sow
i. Time (Waktu)
  1. You can sit on my seat while I stand
  2. I will be around you as long as I live
CATATAN TAMBAHAN
  • Conjunctions secara normal tidak akan pernah menimbulkan kesalahan serius, namun penulis kadangkala bingung untuk menempatkan koma sebelum Conjunction. Tidak ada peraturan yang mengatur tentang itu seperti "Jangan letakkan koma sebelum "and", dll.
  • Peraturannya adalah jangan letakkan koma sebelum Conjunction ketika conjunction tersebut berada sebelum unsur kalimat terakhir dalam sebuah urutan yang sederhana.
Contoh: 
  1. She went to the shop for eggs, milk and butter. (BENAR)
    (tidak perlu ada koma sebelum "and")
  2. It is a large but friendly dog. (BENAR)
    (Ini adalah sebuah urutan untuk "dog". tidak perlu ada koma sebelum "but".)
  3. Jamie, Adam and Lee arranged to meet at The Bull. (BENAR)
    (Urutan Orang; tidak perlu ada koma sebelum "and")
  4. Carl, David, and Sarah were all witnesses. (SALAH)
    (Urutan Orang; tidak perlu ada koma sebelum "and")
  • Namun, pada waktu tertentu, mungkin akan lebih tepat kita menggunakan koma dengan Conjunction pada sebuah urutan yang bersifat sederhana. Hal ini mungkin bertujuan untuk menghindarkan kebingungan orang lain dan membuat agar susunan nampak lebih rapi.
Contoh:
  1. The news will be shown after Dangermouse, and Rug Rats.
    (Orang lain tidak dapat memikirkan bahwa "Dangermouse and Rug Rats" adalah sebuah acara TV.)
  2. The train will stop at Watford, Harrow, Pinner, Watford, and Bushey.
    ("Watford and Bushey" bisa saja merupakan 1 tempat, seperti "Bath and Wells".)
  3. The emblem is an amalgamation of the British and Irish flags, the Stars and Stripes, and the Hammer and Sickle.
    (Kata "and" muncul berulang kali pada contoh ini. Koma sebelum "and" memudahkan pembaca untuk mengerti maksud kalimat tersebut.)
CATATAN:
MEMULAI KALIMAT DENGAN CONJUNCTION
Dulu, ada sebuah pelajaran bahwa kalimat itu tidak boleh dimulai dengan sebuah kata sambung (Conjunction). Tetapi sekarang hal itu boleh-boleh saja dilakukan.
  1. I was certain he did it for the money. But, having read his diary, I have a new theory.
Yang paling sering berada di awal kalimat adalah "And" dan "But" dan diikuti dengan koma. Namun pemakaiannya jangan terlalu sering.
CONJUNCTION DENGAN KOMA
Ketika 2 kalimat sederhana disambungkan dengan sebuah Conjunction, harus diawali dengan koma.

Contoh:
  1. Our team was given 2 minutes' notice, but theirs had been training for weeks. (BENAR)
  2. I have spoken to Sarah, and she has confirmed the delivery date. (BENAR)
  3. I have spoken to Sarah, and confirmed the delivery date. (SALAH)
  4. We eventually found the cave, but Jack was not there. (BENAR)  
  5. We built the hut in an hour and then painted it. (BENAR)
CATATAN
KALIMAT MAJEMUK ?

Conjunction yang menggabungkan 2 bagian kalimat majemuk harus diawali dengan koma.
  1. I love milk. ( Kalimat Normal)
  2. I cannot drink it when it is warm.(Kalimat Normal)
  3. I love milk, but I cannot drink it when it is warm. (Kalimat Majemuk)
CONJUNCTION DAN TITIK KOMA (;)

Ketika sebuah kata sambung menggabungkan kalimat, maka harus didahului dengan koma. Tetapi jika salah satu atau kedua kalimat tersebut sudah mengandung/ memiliki koma di dalamnya, maka gunakan titik koma sebagai pengganti koma sebelum Conjunction yang kita pakai.

Contoh:
  1. In the '60s, there were dozens of buzzards along the 7-mile trek; but, due to the decline in vermin, only 2 adults live in the area at present.
  2. Mark, Dawn and Sally adore boiled spare ribs; but Julia, a staunch vegetarian, leaves the room when they are on the menu. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perbedaan antara Adjective dan Adverb

Perbedaan antara Adjective dan Adverb

 

ADJEKTIVE adalah suatu kata yang menerangkan noun (kata benda) atau pronoun (kata ganti)
a. Noun (kata benda)
     - The class is good                    = kelas itu bagus
     - My books are thick                = buku saya tebal
     - This is big building                  = ini adalah sebuah gedung yang besar

PENJELASAN:     
      good menerangkan clausa
      thick menerangkan book
      big     menerangkan building

b. Pronoun (kata benda)

   - he is clever            =  ia pandai
   - she is beatiful       =  ia cantik
   - they are diligent   =  mereka rajin

     penjelasannya

     clever  menerangkan he

     beautiful menerangkan she

     diligent menerangkan   they


ADVERB   adalah suatu kata yang menerangkan verb ,adjective, adverb yang lain atau seluruh kalimat

a. verb (kata kerja)
- he is working hard     = ia bekerja keras
- the train run quickly  =  kereta api cepat larinya
- she speaks loudly      = ia berbicara keras

PENJELASAN:
hard        menerangkan  working

quickly    menerangkan  runs

loudly     menerangkan   speaks


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pengenalan Adjective atau Kata sifat

Apa itu Adjective?

Adjective atau kata sifat adalah sebuah kata yang digunakan untuk menerangkan kata benda. Untuk lebih jelasnya berikut ini kesimpulan yang bisa diambil tentang adjective:

1. Digunakan Untuk menerangkan kata benda ( Noun )
2. Adjective dapat menjadi salah satu kata atau kelompok kata
3. Adjective juga dapat digunakan dengan kata kerja tertentu ( seperti kata kerja "to be" ) dalam hal ini kata sifat digunakan untuk memperjelas subjek yang melakukan kegiatan ( action) .
4. Adjective ( kata sifat ) digunakan untuk menggambarkan warna ( color ), bahan ( material ), bentuk ( shape ), ukuran ( size), jumlah (amount ), harga ( price ), kualitas ( quality ), asal-usul ( origin ), kepribadian ( personality ), berat ( weight ) dst.

Agar lebih mudah mengenal kata sifat ( adjective ) dalam sebuah kalimat biasanya adjective berakhiran seperti di bawah ini : 
                               - ive,-ous,-y,-ful,-ent.

Kata sifat diletakkan sebelum kata benda. 
     contoh : Taufar has  black cat
 
 
English Syntax: Use our Teaching English Syntax Lists - Printable & Free, ideal for ESL.
An adjective modifies a noun or a pronoun by describing, identifying, or quantifying words. An adjective often precedes the noun or the pronoun which it modifies.  In the following examples, the highlighted words are adjectives:
The car-shaped balloon floated over the treetops.
Mrs. Smith papered her living room walls with hideous wall paper.
The large boat foundered on the wine dark sea.
The coal mines are dark and dank.
Many stores have already begun to play irritating Christmas music.
A battered music box sat on the mahogany sideboard.
The back room was filled with large, green rain boots.
Appearance
 
 
adorable
adventurous
aggressive
alert
attractive
average
beautiful
blue-eyed 
bloody
blushing
bright
clean
clear
cloudy
colorful
crowded
cute
dark
drab
distinct
dull
elegant
excited
fancy
filthy
Appearance
Contd.
 
glamorous
gleaming
gorgeous
graceful
grotesque
handsome
homely
light
long
magnificent
misty
motionless
muddy
old-fashioned
plain
poised
precious
quaint
shiny
smoggy
sparkling
spotless
stormy
strange
ugly
ugliest
unsightly
unusual
wide-eyed
Condition
 
 
alive
annoying
bad
better
beautiful
brainy
breakable
busy
careful
cautious
clever
clumsy
concerned
crazy
curious
dead
different
difficult
doubtful
easy
expensive
famous
fragile
frail
gifted
helpful
helpless
horrible
important
 
Condition
Contd.
 
impossible
inexpensive
innocent
inquisitive
modern
mushy
odd
open
outstanding
poor
powerful
prickly
puzzled
real
rich
shy
sleepy
stupid
super
talented
tame
tender
tough
uninterested
vast
wandering
wild
wrong
Feelings (Bad)
 
 
angry
annoyed
anxious
arrogant
ashamed
awful
bad
bewildered
black
blue
bored
clumsy
combative
condemned
confused
crazy, flipped-out
creepy
cruel
dangerous
defeated
defiant
depressed
disgusted
disturbed
dizzy
dull
embarrassed
envious
evil
fierce
foolish
frantic
frightened
grieving
Feelings (Bad)
Contd.

grumpy
helpless
homeless
hungry
hurt
ill
itchy
jealous
jittery
lazy
lonely
mysterious
nasty 
naughty
nervous
nutty
obnoxious
outrageous
panicky
repulsive
scary
selfish
sore
tense
terrible
testy
thoughtless
tired
troubled
upset
uptight
weary
wicked
worried
Feelings (Good)
 
 
agreeable
amused
brave
calm
charming
cheerful
comfortable
cooperative
courageous
delightful
determined
eager
elated
enchanting
encouraging
energetic
enthusiastic
excited
exuberant
fair
faithful
fantastic
fine
friendly
funny
gentle
glorious
good
Feelings (Good)
Contd.
 
happy
healthy
helpful
hilarious
jolly
joyous
kind
lively
lovely
lucky
nice
obedient
perfect
pleasant
proud
relieved
silly
smiling
splendid
successful
thankful
thoughtful
victorious
vivacious
witty
wonderful
zealous
zany
Shape
 
 
broad
chubby
crooked
curved
deep
flat
high
hollow
low
narrow
round
shallow
skinny
square
steep
straight
wide
Size 
 
 
big
colossal
fat
gigantic
great
huge
immense
large
little
mammoth
massive
miniature
petite
puny
scrawny
short
small
tall
teeny
teeny-tiny
tiny
 
Sound
 
 
cooing
deafening
faint
harsh
high-pitched
hissing
hushed
husky
loud
melodic
moaning
mute
noisy
purring
quiet
raspy
resonant
screeching
shrill
silent
soft
squealing
thundering
voiceless
whispering
Time
 
 
ancient
brief
Early
fast
late
long
modern
old
old-fashioned
quick
rapid
short
slow
swift
young
Taste/Touch
 
 
bitter
delicious
fresh
juicy
ripe
rotten
salty
sour
spicy
stale
sticky
strong
sweet
tart
tasteless
tasty
thirsty
fluttering
fuzzy
greasy
grubby
hard
hot
icy
loose
 
 
 
Taste/Touch
Contd.
 
melted
nutritious
plastic
prickly
rainy
rough
scattered
shaggy
shaky
sharp
shivering
silky
slimy
slippery
smooth
soft
solid
steady
sticky
tender
tight
uneven
weak
wet
wooden
yummy
 
 
Touch
 
 
boiling
breezy
broken
bumpy
chilly
cold
cool
creepy
crooked
cuddly
curly
damaged
damp
dirty
dry
dusty
filthy
flaky
fluffy
freezing
hot
warm
wet 
 
 
 
 
 
Quantity
 
 
abundant
empty
few
heavy
light
many
numerous
substantial
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Verb (Kata Kerja) dalam Tata Bahasa Inggris / English Grammar

“Verb”, para ahli bahasa di negara kita (Indonesia) membuat istilah sendiri untuk verb mereka menamakanya “Kata Kerja”. Karena bangsa Indonesia terdiri dari ratusan bahasa daerah hal ini sering menimbulkan kesalahpahaman. Pernah penulis berkesimpulan bahwa “kata kerja” adalah kata untuk menunjukan pekerjaan seseorang (contoh : Guru – Teacher, Petani – Farmer, Nelayan – Fisherman) dari ketiga contoh yang penulis sebutkan ternyata ketiga – tiganya bukan Verb (Kata Kerja) tapi Noun (hue..he..he..100x).
Jadi Verb itu apa ya?, tanpa sengaja penulis pernah nonton film Hollywood (film dalam bahasa inggris. Judulnya lupa, maaf yah) ceritanya begini. Ada sebuah Sekolah Menengah Atas (Senior High School) mereka mempunyai kelas khusus untuk anak – anak yang selalu ketinggalan dalam mengikuti pelajaran di sekolah (kumpulan anak – anak nakal). Pada saat salah seorang murid disuruh untuk menyebutkan kata yang termasuk Verb, jawabannya 100% ngaco (tapi jujur), begitu juga dengan siswa / siswi yang lain. Akhirnya sang guru menjelaskan bahwa Verb adalah kelompok kata yang menunjukan suatu tindakan (action). Wah! Orang yang pake bahasa inggris aja gak ngerti apa itu Verb apalagi kita, tapi mereka fasih dan lancar dalam menggunakan bahasa inggris itu sendiri.
Seperti yang telah penulis gambarkan di atas bahwa Verb adalah kelompok kata untuk menunjukan suatu tindakan (action), hal ini sebagian benar. Bisa kita lihat contoh : explode – meledakan, fight – bertarung , dan whistle – bersiul, etc. Semuanya menyampaikan suatu tindakan. Verb yang didalamnya mempunyai tindakan yang nyata (real action) maupun adanya aktifitas (activity) disebut dengan Dynamic Verb.
Tapi sebagian verb tidak mempunyai aktifitas (activity) yang nyata atau tindakan yang nyata (no real action). Verb jenis ini hanya menyampaikan keadaan (State), atau situasi (Situation) Verb jenis ini dalam ilmu bahasa inggris biasa disebut dengan Stative Verb. Contoh Stative Verb adalah be, Hear, See, seem, etc.
Contoh dalam kalimat : I hear bang! Bang! twice.
Hear disini hanya menerima atau mendengar suara yang diterima oleh telinga kita tanpa ada usaha yang begitu berarti. Tapi jika “to listen” mungkin berarti berusaha untuk mendengar “to try to hear”, dengan kata lain ada aktifitas atau tindakan dari pelaku.
Lebih jauh lagi bahwa Verb dibagi menjadi dua yaitu :
  1. Helping Verb (Auxiliary Verb)
  2. Main Verb (Lexical Verb)
Kita akan mempelajarinya lebih jauh tentang Verb dilihat dari kegunaan dan pola keteraturanya.

Dibawah ini saya sertakan beberapa irregular verbs yang sering digunakan. Verbs dibawah bukan semua melainkan hanya beberapa yang sering digunakan.
* Bagi teman-teman yang butuh daftar Regular Verbs kalian sebetulnya tidak perlu mencarinya, verbs di luar Irregular Verbs adalah Regular Verbs dan mempunyai rumus untuk V2 dan V3 yang sangat mudah diingat yaitu tinggal tambahkan -ed dari V1. Misalnya : V1 = Play , maka V2 = Played dan V3 = Played. Mudah bukan ? :)
Bentuk Awal Bentuk Lampau Past Participle (Bentuk Ketiga) Arti
awake awoke awoken bangun/bangkit
be was, were been adalah/to be/copula
beat beat beaten mengalahkan
become became become menjadi
begin began begun mulai
bend bent bent membengkokkan
bet bet bet bertaruh
bid bid bid tawaran
bite bit bitten mengigit
blow blew blown meniup
break broke broken mematahkan
bring brought brought mambawa
broadcast broadcast broadcast menyiarkan
build built built membangun
burn burned/burnt burned/burnt membakar
buy bought bought membeli
catch caught caught menangkap
choose chose chosen memilih
come came come datang
cost cost cost biaya
cut cut cut memotong
dig dug dug menggali
do did done melakukan
draw drew drawn menarik
dream dreamed/dreamt dreamed/dreamt bermimpi
drive drove driven mengemudi
drink drank drunk minum
eat ate eaten makan
fall fell fallen jatuh
feel felt felt merasakan
fight fought fought berkelahi
find found found menemukan
fly flew flown terbang
forget forgot forgotten lupa
forgive forgave forgiven memaafkan
freeze froze frozen membeku
get got gotten mendapatkan
give gave given memberikan
go went gone pergi
grow grew grown tumbuhan
hang hung hung menggantung
have had had mempunyai
hear heard heard mendengar
hide hid hidden sembunyi
hit hit hit memukul
hold held held menahan
hurt hurt hurt terluka
keep kept kept menyimpan
know knew known mengetahui
lay laid laid merebahkan
lead led led memimpin
learn learned/learnt learned/learnt belajar
leave left left meninggalkan
lend lent lent meminjamkan
let let let membiarkan
lie lay lain bohong
lose lost lost kehilangan
make made made membuat
mean meant meant maksud
meet met met bertemu
pay paid paid membayar
put put put menaruh
read read read membaca
ride rode ridden mengendarai
ring rang rung membunyikan
rise rose risen muncul
run ran run lari
say said said mengatakan
see saw seen melihat
sell sold sold menjual
send sent sent mengirim
show showed showed/shown menunjukkan
shut shut shut menutup
sing sang sung menyanyi
sit sat sat duduk
sleep slept slept tidur
speak spoke spoken bicara
spend spent spent membelanjakan
stand stood stood berdiri
swim swam swum berenang
take took taken mengambil
teach taught taught mengajarkan
tear tore torn merobek
tell told told memberi tahu
think thought thought berpikir
throw threw thrown melempar
understand understood understood mengerti
wake woke woken bangun
wear wore worn mamakai
win won won menang
write wrote written menulis

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS