RSS
Tampilkan postingan dengan label ISLAMIC PAPER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ISLAMIC PAPER. Tampilkan semua postingan

Inilah Beberapa Sejarah dan Kisah Para Nabi Palsu

D

alam akidah Islam, Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW) adalah penutup para nabi. Ini sesuai dengan firman-Nya: “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Al Ahzab [33]: 40). Sementara Islam, ajaran yang dibawa Muhammad SAW merupakan dien yang telah disempurnakan.

Namun, masih ada saja manusia yang mengaku sebagai nabi yang diutus Allah Subhanahu wa Ta’ala (SWT) setelah Muhammad SAW untuk menyempurnakan ajaran-Nya. Bahkan, sebelum Muhammad SAW wafat pun sudah ada yang mengaku sebagai nabi. Jumlah mereka banyak. Berikut di antara para nabi palsu itu.


1. Musailamah al-Kazzab dan Sajjah Binti al-Harits

Musailamah mengaku nabi saat Rasulullah SAW masih hidup. Ia dari Bani Hanifah di Yamamah. Istrinya, Sajjah binti al-Harits dari Bani Tamim, juga mengaku sebagai nabi yang menerima wahyu dari Allah SWT untuk disampaikan kepada umat.

Dalam riwayat, saat mempersunting Sajjah, Musailamah memberikan mas kawin berupa cuti shalat Ashar kepada keluarga Sajjah. Tentu saja saat itu seluruh Bani Tamim libur shalat Ashar.

Setelah Rasulullah SAW wafat, mereka semakin leluasa dalam menyebarkan pemahamannya. Khalifah Abu Bakar Assidiq tidak tinggal diam. Abu Bakar beserta kaum Muslimin mengajak mereka dan pengikutnya kembali ke jalan yang lurus. Tapi, ajakan itu ditolak.

Abu Bakar mengerahkan kaum Muslimin untuk memerangi mereka. Dalam perang Yarmuk, Kaum Muslimin bentrok dengan pasukan Musailamah dan Musailamah berhasil dibunuh oleh Wahsyi bin Harb. Sedang Sajjah diakhir hayatnya bertaubat dan kembali ke pelukan Islam.
2. Aswad al-‘Ansi

Nama sebenarnya ‘Ailat bin Ka’ab bin ‘Auff Al-‘Ansi. Ia keturunan Bangsa Habasyah yang tinggal di Jazirah Arab. Ia berkulit hitam, itu sebabnya ia dipanggil Aswad. Aswad mumpuni dalam dunia perdukunan serta mahir melakukan sihir.

Aswad mengaku nabi saat Rasulullah SAW menjelang jatuh sakit. Ia dikenal sebagai yang fasih lisannya. Ia mampu memutarbalikan kebatilan menjadi kebajikan. Banyak orang awam yang menjadi pengikutnya.

Ajaran Aswad berhasil tersebar di Yaman. Ia mengaku bahwa malaikat telah memberikan wahyu dan memberitakan hal-hal gaib kepadanya. Namun Aswad berhasil dibunuh oleh kaum Muslimin menjelang Rasulullah SAW wafat.

3. Mirza Ghulam Ahmad

Mirza Ghulam Ahmad lahir 15 Februari 1835 di Qadian, wilayah Punjab, sebelah utara India . Ia berasal dari keluarga Muslim. Namun, keluarganya itu dikenal suka berkhianat kepada agama dan negaranya.

Saat kolonial Inggris menduduki India , Mirza salah seorang yang loyal dan taat terhadap penjajah. Sementara umat Islam India berjibaku mengusir penjajah. Sikap Mirza yang pro penjajah ini, dimanfaatkan Inggris untuk membuat gerakan. Tahun 1900 berdirilah gerakan yang bernama Ahmadiyah. Mirza diangkat sebagai nabinya.

Di antara ajaran Mirza yakni meyakini bahwa Allah juga berpuasa dan melaksanakan shalat, tidur, melakukan kesalahan, dan berjima’. Selain itu, bahwa kenabian tidak ditutup dengan diutusnya Muhammad SAW. Dan dirinyalah adalah nabi yang paling utama dari para nabi yang lain.

Menjelang akhir hayatnya, Mirza didera penyakit. Menurut Hasan bin Mahmud Audah, orang kepercayaan Mirza yang sudah kembali ke Islam, ia meninggal di tempat tidur. Berminggu-minggu sebelum matinya ia buang air kecil dan besar di situ.

4. Mirza ‘Ali Muhammad Ridha Asy-Syairazi

Mirza ‘Ali adalah orang Yahudi yang menyamar sebagai Muslim. Ia tinggal di Iran. Ia berbaur di kalangan Syi’ah Imamiyah. Pada tahun 1844 Mirza Ali memproklamirkan diri sebagai nabi. Ia mengaku sebagai, “Albab”, yang berarti pintu. Yaitu pintu bagi kaum Syi’ah atau seluruh umat Islam yang akan menyatukan mereka bersama imam yang ditunggu kedatangannya di akhir zaman. Ia juga mengaku sebagai jelmaan Tuhan. Ia penggagas ajaran Bahaiyah.

Ajaran Mirza ‘Ali yang paling populer adalah menyatukan agama. Ia mengajak umat manusia untuk keluar dari semua agama yang dianut dan membentuk satu agama. Menurutnya, ketiga agama yaitu Islam, Yahudi, dan Kristen adalah benar dan semuanya datang dari Allah. Selain itu ajaran Mirza Ali juga mengharamkan jihad.

Berkat aksinya itu, pada tahun 1850 Mirza divonis mati oleh pemerintah Iran yang saat itu dipimpin Shah Tibriz. Sementara, para pengikutnya melarikan diri ke Turki dan Palestina.

5. Thulaihah bin Khuwailid

Thulaihah adalah seorang dukun. Ia sangat disegani oleh kaumnya. Ketika Rasulullah SAW wafat, ia mengaku sebagi nabi yang menggantikan Muhammad SAW. Ia ciptakan ajaran baru. Menurutnya, manusia tak pantas sujud pada setiap shalat. “Kepala dan wajah diciptakan oleh Tuhan bukan untuk dihinakan dengan mencium bumi lima kali sehari semalam.” Ia pun menghapuskan kewajiban membayar zakat bagi orang kaya.

Ia pernah menghadap Abu Bakar As Shiddiq di Madinah. Ia meminta Abu Bakar mengakui kedudukannya sebagai nabi baru dan hidup bersama berdampingan. Permintaan itu ditolak dengan tegas. Saat itu juga Abu Bakar memberi instruksi kepada para sahabat untuk memeranginya. Akhirnya, terjadi peperangan antara pengikut Thulaihah dengan kaum Muslimin. Pengikut Thulaihah berhasil ditaklukan.
6. Ahmad Moshaddeq

Nama aslinya Abdussalam. Ia penggagas aliran al-Qiyadah al-Islamiyah. Moshaddeq mengaku sebagai nabi setelah melakukan meditasi di Gunung Bunder, Bogor, Jawa Barat selama 40 hari 40 malam. Puncaknya, pada malam ke 40, tepatnya 23 Juli 2006, Moshaddeq mengklaim mendapat wahyu dari Allah SWT.

Ajaran yang dibawa Moshaddeq ini dianggap sesat oleh MUI. Di antara kesesatan itu adalah shalat lima waktu dalam sehari diganti menjadi satu waktu, yakni shalat malam. Syahadat Muhammadurrasulullah diganti al-Masih al-Maw’ud rasulullah.

Sebelumnya Moshaddeq tercatat sebagai karyawan di Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta. Ia juga sempat menjadi pelatih nasional bulutangkis. *

Sumber : Suara Hidayatullah
Rep: Ibnu Syafaat
Red: Cholis Akbar
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

T

ujuh Alasan Kuat Mengapa Ahmadiyah Dianggap Sesat

1. Mirza Ghulam Ahmad mengaku dirinya sebagai Nabi dan Rasul utusanTuhan, barang siapa yang tidak mempercayainya maka dia telah murtad/kafir.

2. Dia mengaku menerima wahyu yang diturunkan di India, kemudian wahyu itu dikumpulkan menjadi sebuah Kitab Suci yang disebut dengan Kitab Suci Tadzkirah.

3. Ahmadiyah memiliki tempat suci sendiri yaitu kota Qadiani dan Rabwahdi India, digunakan oleh mereka sebagai tempat berhajji.

4. Ahmadiyah berkeyakinan bahwa perintah jihad tidak pernah ada serta mereka fanatik buta dengan keinginan penjajah Inggris. Dan bahwa penjajah Inggris adalah tuan mereka berdasarkan nash kitab suci mereka.

5. Ahmadiyah berkeyakinan bahwa Allah SWT itu seperti manusia, Dia melakukan puasa, shalat, tidur, bangun, menulis, bersalah bahkan melakukan hubungan seksual (Maha Suci Allah)

6. Ahmadiyah berkeyakinan bahwa semua pemeluk agama Islam itu kafir, kecuali mereka yang masuk dalam Ahmadiyah.

7. Mereka pun melarang pengikutnya untuk menikah dengan orang lain kecuali dengan sesama pengikut mereka sendiri.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ahmadiyah, Kelompok Pengekor Nabi Palsu

Ahmadiyah, Kelompok Pengekor Nabi Palsu

A

pa itu Ahmadiyah?
Ahmadiyah adalah gerakan yang lahir pada tahun 1900 M, yang dibentuk oleh pemerintah kolonial Inggris di India. Didirikan untuk menjauhkan kaum muslimin dari agama Islam dan dari kewajiban jihad dengan gambaran/bentuk khusus, sehingga tidak lagi melakukan perlawanan terhadap penjajahan dengan nama Islam. Gerakan ini dibangun oleh Mirza Ghulam Ahmad al-Qadiyani. Corong gerakan ini adalah "majalah al-Adyan" yang diterbitkan dengan bahasa Inggris.

SIAPA MIRZA GHULAM AHMAD?

Mirza Ghulam hidup pada tahun 1839-1908 M. Dia dilahirkan di desa Qadian, di wilayah Punjab, India tahun 1839 M. Dia tumbuh di keluarga yang terkenal suka khianat kepada agama dan negara. Begitulah dia tumbuh, mengabdi kepada penjajahan dan senantiasa mentaatinya. Ketika dia mengangkat dirinya menjadi nabi, kaum muslimin bergabung dan menyibukkan diri dengannya sehingga mengalihkan perhatian dari jihad melawan penjajahan Inggris. Oleh pengikutnya dia dikenal sebagai orang yang menghasut/berbohong, banyak penyakit, dan pecandu narkotik.
Pemerintah Inggris banyak berbuat baik kepada mereka. Sehingga dia dan pengikutnya pun memperlihatkan loyalitas kepada pemerintah Inggris.

Di antara yang melawan dakwah Mirza Ghulam adalah Syaikh Abul Wafa', seorang pemimpin Jamiah Ahlul Hadits di India. Beliau mendebat dan mematahkan hujjah Mirza Ghulam, menyingkap keburukan yang disembunyikannya, kekufuran serta penyimpangan pengakuannya.
Ketika Mirza Ghulam Ahmad masih juga belum kembali kepada petunjuk kebenaran, Syaikh Abul Wafa' mengajaknya bermubahalah (berdoa bersama), agar Allah mematikan siapa yang berdusta di antara mereka, dan yang benar tetap hidup. Tak lama setelah bermubahalah, Mirza Ghulam Ahmad menemui ajalnya tahun 1908 M.

Pada awalnya Mirza Ghulam berdakwah sebagaimana para dai Islam yang lain, sehingga berkumpul di sekelilingnya orang-orang yang mendukungnya. Selanjutnya dia mengklaim bahwa dirinya adalah seorang mujaddid (pembaharu). Pada tahap berikutnya dia mengklaim dirinya sebagai Mahdi al-Muntazhar dan Masih Al-Maud. Lalu setelah itu mengaku sebagai nabi dan menyatakan bahwa kenabiannya lebih tinggi dan agung dari kenabian nabi kita Muhammad SAW.
Dia mati meninggalkan lebih dari 50 buku, buletin serta artikel hasil karyanya.
Di antara kitab terpenting yang dimilikinya berjudul Izalatul Auham, I'jaz Ahmadi, Barohin Ahmadiyah, Anwarul Islam, I'jazul Masih, at-Tabligh dan Tajliat Ilahiah.


PEMIKIRAN DAN KEYAKINAN AHMADIYAH

Meyakini bahwa Mirza Ghulam adalah al-masih1yang dijanjikan.
Meyakini bahwa Allah berpuasa dan melaksanakan shalat; tidur dan mendengkur; menulis dan menyetempel; melakukan kesalahan dan berjimak. Maha tinggi Allah setinggi-tingginya dari apa yang mereka yakini.
Keyakinan Ahmadiyah bahwa tuhan mereka adalah Inggris, karena dia berbicara dengannya menggunakan bahasa Inggris.
Berkeyakinan bahwa Malaikat Jibril datang kepada Mirza Ghulam Ahmad, dan memberikan wahyu dengan diilhamkan sebagaimana al-Qur'an.
Menghilangkan aqidah/syariat jihad dan memerintahkan untuk mentaati pemerintah Inggris, karena menurut pemahaman maereka pemerintah inggris adalah waliul amri(pemerintah Islam) sebagaimana tuntunan Al-Qur'an
Seluruh orang Islam menurut mereka kafir sampai mau bergabung dengan Ahmadiyah. Seperti bila ada laki-laki atau perempuan dari golongan Ahmadiah yang menikah dengan selain pengikut Ahmadiyah, maka dia kafir.
Membolehkan khamer, opium, ganja, dan apa saja yang memabukkan.
Mereka meyakini bahwa kenabian tidak ditutup dengan diutusnya Nabi Muhammad akan tetapi terus ada. Allah mengutus rasul sewaktu-waktu jika dibutuhkan. Dan Mirza Ghulam Ahmad adalah nabi yang paling utama dari para nabi yang lain.

Mereka mengatakan bahwa tidak ada al-Qur'an selain apa yang dibawa oleh Mirza Ghulam Ahmad. Dan tidak ada al-Hadits selain apa yang disampaikan di dalam majelis Mirza Ghulam. Serta tidak ada nabi melainkan berada di bawah pengaturan Mirza Ghulam Ahmad.
Meyakini bahwa kitab suci mereka diturunkan (dari langit), bernama `Al-Kitab al-Mubin', bukan al-Qur'an al-Karim yang ada di tangan kaum muslimin.
Mereka meyakini bahwa al-Qadian (tempat awal gerakan ini) sama dengan Madinah al-Munawarrah dan Mekkah al-Mukarramah; bahkan lebih utama dari kedua tempat suci itu, dan suci tanahnya serta merupakan kiblat mereka dan ke sanalah mereka berhaji.
Mereka meyakini bahwa mereka adalah pemeluk agama baru yang independen, dengan syariat yang independen pula; seluruh teman-teman Mirza Ghulam sama dengan sahabat Nabi Muhammad SAW


AKAR PEMIKIRAN DAN KEYAKINAN AHMADIYAH

Bermula dari gerakan orientalis bawah tanah yang dilakukan oleh Sayyid Ahmad Khan yang menyebarkan pemikiran-pemikiran menyimpang; yang secara tidak langsung telah membuka jalan bagi munculnya gerakan Ahmadiyah.
Inggris menggunakan kesempatan ini dan membuat gerakan Ahmadiyah, dengan memilih untuk gerakan ini seorang lelaki pekerja dari keluarga bangsawan.
Pada tahun 1953 M, terjadilah gerakan sosial nasional di Pakistan menuntut diberhentikannya Zhafrillah Khan dari jabatannya sebagai menteri luar negeri. Gerakan itu dihadiri oleh sekitar 10 ribu umat muslim, termasuk pengikut kelompok Ahmadiyah, dan berhasil menurunkan Zhafrillah Khan dari jabatannya.

Pada bulan Rabiulawwal 1394 H, bertepatan dengan bulan April 1974 M, dilakukan muktamar besar oleh Rabhithah Alam Islami di Mekkah al-Mukarramah yang dihadiri oleh tokoh-tokoh lembaga-lembaga Islam seluruh dunia. Hasil muktamar memutuskan "kufurnya kelompok ini dan keluar dari Islam. Meminta kepada kaum muslimin berhati-hati terhadap bahaya kelompok ini dan tidak bermuamalah dengan pengikut Ahmadiyah, serta tidak menguburkan pengikut kelompok ini di pekuburan kaum muslimin."

Majelis Ummat (parlemen) Pakistan melakukan debat dengan gembong kelompok Ahmadiyah benama Nasir Ahmad. Debat ini belangsung sampai mendekati 30 jam. Nasir Ahmad menyerah/tidak mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, dan tersingkaplah kedok kufurnya kelompok ini. Maka majelis pun mengeluarkan keputusan bahwa kelompok ini lepas dari agama Islam.

HAL-HAL YANG MEWAJIBKAN KAFIRNYA MIRZA GHULAM AHMAD:

1. Pengakuannya sebagi nabi.
2. Menghapus kewajiban jihad dan mengabdi kepada penjajah.
3. Meniadakan berhaji ke Mekkah dan menggantinya dengan berhaji ke Qadian.
4. Penyerupaan yang dilakukannya terhadap Allah dengan manusia.
5. Kepercayaannya terhadap keyakinan tanasukh (menitisnya ruh) dan hulul (bersatunya manusia dengan tuhan).
6. Penisbatannya bahwa Allah memiliki anak, serta klaimnya bahwa dia adalah anak tuhan.
7. Pengingkarannya terhadap ditutupnya kenabian oleh Muhammad SAW, dan membuka pintu tersebut bagi siapa saja yang menginginkannya.


PENYEBARAN DAN AKTIFITAS

Penganut aliran Ahmadiyah kebanyakan hidup di India dan Pakistan dan sebagian kecilnya di Israel dan wilayah Arab. Mereka senantiasa membantu penjajah agar dapat membentuk/ membangun sebuah markas di setiap negara di mana mereka ada.
Ahmadiyah memiliki pekerjaan besar di Afrika dan pada sebagian negara-negara Barat. Di Afrika saja mereka beranggotakan kurang lebih 5 ribu mursyid dan dai yang khusus merekrut manusia kepada kelompok Ahmadiyah. Dan aktifitas mereka secara luas memperjelas bantuan/dukungan mereka terhadap penjajahan.
Keadaan kelompok Ahmadiyah yang sedemikian, ditambah perlakuan pemerintahan Inggris yang memanjakan mereka, memudahkan para pengikut kelompok ini bekerja menjadi pegawai di berbagai instansi pemerintahan di berbagai negara, di perusahaan-perusahaan dan persekutuan-persekutuan dagang. Dari hasil kerja mereka itu dikumpulkanlah sejumlah dana untuk membiayai dinas rahasia yang mereka miliki.
Dalam menjalankan misi, mereka merekrut manusia kepada kelompok Ahmadiyah dengan segala cara, khususnya media massa. Mereka orang-orang yang berwawasan dan banyak memiliki orang pintar, insinyur dan dokter. Di Inggris terdapat pemancar dengan nama "TV Islami" yang dikelola oleh penganut kelompok Ahmadiyah ini

PEMIMPIN-PEMIMPIN AHMADIYAH

Pemimpin Ahmadiyah sepeninggal Mirza Ghulam bernama Nurruddin. Pemerintah Inggris menyerahkan kepemimpinan Ahmadiah kepadanya dan diikuti para pendukungnya. Di antara tulisannya berjudul "Fashlb al-Khithab".
Pemimpin lainnya adalah Muhammad Ali dan Khaujah Kamaluddin. Amir Ahmadiyah di Labor. Keduanya adalah corong/ahli debat kelompok Ahmadiyah.
Muhammad Ali telah menulis terjemah al-Qur'an dengan perubahan transkripnya ke dalam bahasa Inggris. Tulisannya yang lain, "Haqiqat al-Ikhtilaf an-Nubuwwah fi al-Islam" dan "ad-Din al-Islami".
Khaujah Kamaluddin menulis kitab yang berjudul "Matsal al-A`la fi al-Anbiya"' serta kitab-kitab lain.
Jamaah Ahmadiyah Lahor ini berpandangan bahwa Mirza Ghulam Ahmad hanyalah seorang mujadid. Tetapi yang berpandangan seperti ini dan yang tidak, mereka sama saja saling mengadopsi satu sama lain.
Muhammad Shadiq, mufti kelompok Ahmadiyah. Di antara tulisannya berjudul, "Khatam an-Nabiyyin".
Basyir Ahmad bin Ghulam, pemimpin pengganti kedua setelah Mirza Ghulam Ahmad. Di antara tulisannya berjudul "Anwar al-Khilafah", "Tuhfat al-Muluk", "Haqiqat an-Nubuwwah"
Dzhafrilah Khan, menteri luar negeri Pakistan. Dia memiliki andil besar dalam menolong kelompok sesat ini, dengan memberikan tempat luas di daerah Punjab sebagai markas besar Ahmadiyah sedunia, dengan nama Robwah Isti'aroh (tanah tinggi yang datar) yang diadobsi dari ayat al-Qur'an:
Dan Kami melindungi mereka di suatu Robwah Istiaroh (tanah tinggi yang datar) yang banyak terdapatpadang-padang rumput dan sumber-sumber air bersih yang mengalir. (Q.S. al-Mukminun:50)
KESIMPULAN
Ahmadiyah adalah kelompok sesat yang tidak ada hubungannya dengan Islam.Aqidah (keyakinan) mereka berbeda dengan keyakinan agama Islam dalam segala hal. Kaum muslimin perlu diperingatkan atas aktifitas mereka, setelah para ulama Islam memfatwakan bahwa kelompok ini kufur.
MARAJI`:

1. Al-Mausu'ahal Muyassarahfial Adyan wa al-Madzahib wa al-Ahzab al-Mu'ashirah, oleh Dr. Mani' Ibnu Hammad al-Jahani.

2. Tabshir al Adyan bi ba di al-Madzahib wa al Adyan, oleh Muhammad as-Sabi'i

Wallahu a'lamu
[ Disusun dan dialihbahasakan oleh Abu Asiah ]
Dicopy dari: Majalah Fatawa. Vol.06.ThII.1425H.2004M

1Rasulullah SAW mengabarkan bahwa di akhir zaman nanti -sebelum terjadinya kiamat- Allah SWT akan mengutus al-Masih (Nabi Isa) ke bumi untuk memerangi Dajjal. Mirza Ghulam tanpa rasa malu mengklaim bahwa dirinyalah Nabi Isa yang ditunggu kedatangannya itu. Bukan hanya itu, dia juga mengaku sebagai Imam Mahdi.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS



Paus dan Kristen menolak paham Relativisme Iman. Maka suatu hal yang aneh, jika kaum Muslim malah ikut-ikutan mengadopsi nilai-nilai relativisme dalam dunia Barat.

Pada 17 Januari lalu, Surat Kabar New York Sun, menurunkan tulisan Daniel Pipes, berjudul "The Pope and the Koran" (Paus dan Al Qur'an). Pipes, yang dikenal sebagai ilmuwan garis keras dalam memandang Islam, mengungkap pernyataan Paus Benediktus XVI tentang Al Qur'an, dalam sebuah seminar tentang pemikiran Fazlur Rahman, pada September 2005 lalu.

Quote:
Paus, seperti dikutip Pipes, dari Pastor Joseph D. Fessio, menyatakan, bahwa dalam pandangan tradisional Islam, Tuhan telah menurunkan kata-kataNya kepada Muhammad, yang merupakan kata-kata abadi. Al Qur'an sama sekali bukan kata-kata Muhammad. Karena itu bersifat abadi, sehingga tidak ada peluang untuk menyesuaikannya dengan kondisi dan situasi, atau menafsirkannya kembali (There’s no possibility ofadapting it or interpreting it).

Menurut Paus, sifat Al Qur'an yang semacam itu, memiliki perbedaan utama dengan konsep dalam Yahudi dan Kristen. Pada kedua agama ini, kata Paus, Tuhan bekerja melalui makhluknya. Maka, kata-kata dalam Bible, bukan hanya kata-kata Tuhan, tetapi juga kata-kata Isaiah, kata-kata Markus.

Dalam istilah Paus,“Tuhan menggunakan manusia dan memberikan inspirasi kepada mereka untuk mengungkapkan kata-katanya kepada manusia” (He’s used His human creatures, and inspired them to speak His word to the world).”

Karena itu, menurut Paus, kaum Yahudi dan Kristen, dapat mengambil apa yang baik dalam tradisi (kitab) mereka dan menghaluskannya. Jadi, kata Paus, dalam Bible itu sendiri ada logika internal yang memungkinkan untuk disesuaikan dan diaplikasikan sesuai dengan situasi dan kondisi yang baru (There is, in other words,“an inner logic to the Christian Bible, which permits it and requires it to be adapted and applied to new situations”). Dalam istilah Paus, Bible adalah “kata-kata Tuhan yang turun melalui komunitas manusia”.
Konsep itu tentu sangat berbeda dengan Al Qur'an, yang hingga kini diyakini oleh kaum Muslimin, sebagai “lafdhan wa ma’nan minallah” (lafadz dan maknanya dari Allah). Meskipun, sama-sama keluar dari mulut Rasulullah SAW, tetapi sejak awal sudah dibedakan antara Al Qur'an dengan hadits Nabi.

Quote:
Menurut Paus, karena sifat Al Qur'an yang seperti itu, maka Al Qur'an tidak dapat diubah dan tidak dapat diaplikasikan (something dropped out of Heaven, which cannot be adapted or applied). Sifat yang tetap dan tidak berubah dari Al Qur'an itu, kata Paus, memiliki dampak besar, yakni bahwa Islam adalah agama yang tetap (statis), yang terpaku pada satu teks yang tidak dapat diadaptasikan (This immutability has vast consequences : it means “Islam is stuck. It’s stuck with a text that cannot be adapted”).
Daniel Pipes sendiri dalam artikelnya menyatakan kritiknya terhadap pendapat Paus tentang Al Qur'an tersebut. Al Qur'an, kata Pipes, tetap bisa di interpretasikan, dan penafsiran itu selalu berubah. Al Qur'an, sebagaimana Bible, juga memiliki sejarah.

Jadi, kesimpulan Pipes, Islam bukanlah statis, fixed, atau beku (stuck), sebagaimana dikatakan Paus, tetapi yang sangat besar diperlukan untuk membuat Islam terus bergerak atau berubah (As this suggests, Islam is not stuck. But huge efforts are needed to get it moving again).

Demikian pandangan Paus dan Pipes tentang Al-Quran dan Islam.

Pandangan Paus tentang Al Qur'an itu perlu dicermati, sebab Paus yang sekarang memang dikenal sangat gigih dalam mempertahankan dogma-dogma keimanan Katolik. Ia dikenal sangat konservatif dalam menjaga doktrin Katolik.

Pandangannya tentang Al Qur'an, pada satu sisi, memberikan pengakuan, bahwa ada perbedaan yang mendasar antara konsep Al Qur'an sebagai Kalamullah, dengan konsep Bible sebagai ‘firman Tuhan’, yang mengandung unsur manusiawi.

Ini yang seharusnya juga disadari oleh umat Islam, khususnya kalangan cendekiawannya, sehingga tidak mudah begitu saja mengadopsi metodologi penafsiran Bible (hermeneutika), ke dalam metode penafsiran Al Qur'an.

Karakteristik Al Qur'an yang teksnya diakui sebagai wahyu oleh umat Islam, sangat berbeda dengan karakteristik teks Bible yang diakui oleh Paus, mengandung unsur-unsur manusiawi.

Tetapi, pada sisi lain, gambaran Paus tentang Al Qur'an dan Islam, juga terlalu sederhana, bahwa seolah-olah semua ajaran Islam dan penafsiran terhadap Al Qur'an adalah statis dan sama sekali tidak berubah.

Untuk hal-hal yang pokok (qath’iy) memang ayat-ayat Al Qur'an tidak bisa ditafsirkan dengan multi tafsir.

Semua kaum Muslimin akan bersepakat tentang hal-hal yang pokok dalam ajaran Islam. Semua umat Islam, misalnya, akan meyakini, bahwa Nabi Isa AS, adalah nabi utusan Allah, bukan Tuhan, atau anak Tuhan.

Nabi Isa juga tidak mati di tiang salib, sebagaimana diyakini oleh Paus dan pengikutnya. Tetapi, tidak semua penafsiran Al Qur'an bersifat beku dan jumud. Banyak ayat-ayat yang memungkinkan ada perbedaan pendapat dalam penafsiran.

Dalam ilmu tafsir, ayat-ayat itu dikenal dengan istilah ayat-ayat dzanniy. Tapi, apa pun perbedaan penafsiran dalam ayat-ayat dzanniy, umat Islam tetap berpegang pada teks Al Qur'an yang sama. Tidak pernah umat Islam terpikir untuk membuat Al Qur'an baru, kecuali dilakukan oleh sebagian kecil kalangan yang terpengaruh oleh cara berpikir dalam tradisi Kristen tentang Kitab mereka.

Jadi, gambaran Paus tentang ‘statisitas’ Islam, tidak sepenuhnya benar. Tapi, gambaran kaum liberal, yang mencoba menggambarkan Islam sebagai agama yang selalu berkembang mengikuti zaman dan situasi, juga tidak sepenuhnya benar.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ajaran - Ajaran Syiah Imamiyah Yang Sangat Kontradiksi

A

jaran - Ajaran Syiah Imamiyah Yang Sangat Kontradiksi

BATASAN AURAT

Karaki berkata: "Bila kamu menutup kemaluanmu maka benar-benar telah menutup aurat." (Al Kaafi 6/501 Tahdzibul Ahkam 1/ 374),t, yang diangap aurat adalah lobang dubur, bukan dua pantat, dan paha juga bukan termasuk aurat.

Shodiq AS berkata: "Paha tidak termasuk aurat", bahkan Imam Al Baqir As telah mengecat auratnya dan membalut lubang kemaluannya (Jamial Maqosid Lilkaraki 2/94, Al Mu'tabar karangan Al Hulli 1/222 Muntaha Tolab 1/39, Tahrirul Ahkam 1/202, semuanya karangan Al Hulli, Madarikul Ahkam 3/191)

Abu Hasan Al Madhi: "Bahwa aurat itu hanya ada dua yaitu lubang depan dan lubang belakang, lubang belakang sudah ditutup oleh pantat, apabila kamu telah menutup keduanya maka berarti telah menutup auratnya, karena selain itu bukan tempat najis, maka bukanlah aurat, seperti betis." (Al Kaafi 6/51, Tahzibul Ahkam 1/374, Wasa'ilu Syi'ah 1/365, Muntaha Tolab 4/269, Al Khilaf karangan Tusi 1/396).

Dari Abu Abdullah As berkata: "Paha tidak termasuk aurat" (Tahdhibul Ahkam 1/ 374, Wasa'ilu Syi'ah jilid 1 hal 365)

KOTORAN PARA IMAM MENYEBABKAN MASUK SURGA

Kotoran dan air kencing para imam bukan sesuatu yang menjijikkan dan tidak berbau busuk, bahkan keduanya bagaikan misik yang semerbak. Barang siapa yang meminum kencing, darah dan memakan kotoran mereka maka haram masuk neraka dan wajib masuk surga (Anwarul Wilayat Liayatillah Al Akhun Mulla Zaenal Abiding Al Kalba Yakani: th 1419 halaman 440)

KENTUT DARI IMAM BAGAIKAN BAU MISIK

Abu Jafar berkata: "Ciri-ciri Imam ada 10:

* Dilahirkan sudah dalam keadaan berkhitan.
* Begitu menginjakkan kaki di bumi ia mengumandangkan dua kalimat syahadat.
* Tidak pernah junub.
* Matanya tidur hatinya terbangun.
* Tidak pernah menguap
* Melihat apa yang di belakangnya seperti melihat apa yang di depannya.
* Bau kentut dan kotorannya bagaikan misik."

(Al Kaafi 1/319, Kitabul Hujjah Bab" Maulidul Aimmah)

KHUMAINI MEMPERBOLEHKAN MENYODOMI ISTRI-ISTRI
Dalam kitab Tahrirul Wasilah hal 241- masalah ke 11. Khumaini berkata: "Pendapat yang kuat dan terkenal adalah diperbolehkan menyetubuhi istrinya lewat lubang belakang walaupun hal itu sangat dibenci."

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Terkutuklah orang yang menyetubuhi istrinya lewat belakang."

MEMINJAMKAN ISTRI

Diriwayatkan oleh Thusi dari Muhamad bin Abi Jafar berkata: "Dihalalkan bagi saudaranya farji istri-istrinya." Ia berkata: "Boleh-boleh saja, boleh bagi temannya seperti boleh bagi suami terhadap istri sendiri." (Kitabul Istibhsor 3/136)

DIPERBOLEHKAN MENYETUBUHI BAYI

Khumaini berkata: "Semua bentuk menikmati, seperti meraba dengan penuh syahwat, memeluk, dan adu paha boleh walaupun dengan bayi yang sedang menyusui." (Tahrirul Wasilah 2/216)
Alkhui: Ia (Alkhui) memperbolehkan seorang laki-laki memegang- megang atau bermain dengan aurat laki-laki lain atau wanita bermain dengan alat kelamin wanita lain bila sebatas gurau dan canda sebatas tidak menimbulkan syahwat (Sirotunnajah Fi Ajwibatil Istifta'at jilid 3)

Nasehat dari kami: "Hati-hati bergaul dengan para pengikut Khui yang suka bercanda."

DIPERBOLEHKAN MELIHAT SESUATU YANG DIHARAMKAN DARI KACA

Mereka memperbolehkan melihat kelamin banci, mana yang lebih menonjol untuk kepentingan warisan, mereka berkata ia boleh melihat dengan kaca, yang dilihat adalah bayangan, bukan kemaluannya (Al Kaafi 7-158)

MUHAMMAD HUSEIN FADHLULLAH MEMPERBOLEHKAN MELIHAT WANITA-WANITA YANG SEDANG TELANJANG

Fadhlullah berkata pada kitab Anikah juz 1 hal 66"

"Seandainya wanita-wanita itu telah terbiasa keluar dengan berpakaian renang maka diperbolehkan melihatnya. Sama juga halnya melihat aurat yang dibuka sendiri oleh si perempuan, seperti di nude club atau kolam renang, pantai dan sebagainya."

Aku bertanya pada diriku sendiri: "Agama apakah ini ?"

Jika anda bertanya: "Apakah boleh seorang laki-laki menyetubuhi seorang perempuan, lalu membiarkan perempuan itu pergi ke pelukan laki-laki lain hanya dengan sekedar mengucapkan beberapa kata tentang harga dan waktu atau tentang berapa kali, atau kalimat 'aku mut'ahkan diriku kepadamu' (matta'tuka nafsi) tanpa saksi atau wali ? Tanpa perlu mempersoalkan apakah perempuan itu memiliki suami ataukah dia itu pelacur ?" Pasti akan dijawab berdasar pada sumber yang terkuat dan terpercaya: Boleh, silahkan lihat kitab Al Kafi jilid 5/540.

Diperbolehkan mut'ah dan bercumbu dengan anak gadis bila sudah berumur 9 tahun –dalam riwayat lain 7 tahun- dengan syarat tidak memasukkan kemaluannya ke kemaluan anak perempuan itu karena ditakutkan menjadi aib bagi keluarganya (karena sudah tidak perawan lagi) (Al Kafi jilid 5 hal 462). Bukan karena haram dan bukan karena tidak sesuai dengan akhlak. Setelah membaca ini silahkan anda membayangkan masa depan akhlak dan perilaku anak perempuan yang dalam umur sekecil ini telah mendapat "pengalaman sex" dengan melihat alat kelamin laki-laki dan melihat gerakan-gerakan sex laki-laki, sedang laki-laki itu telah melakukan segalanya kecuali jima' (coitus), jima' dimakruhkan dari depan saja, berarti diperbolehkan lewat belakang (anal sex).

Apakah ada orang normal yang memperbolehkan seseorang berbuat demikian pada anak perempuannya, atau saudaranya, bahkan pada seluruh anak perempuan ?

Coba bayangkan perasaan anda jika sekiranya hal itu terjadi pada anak perempuan anda! Anda hanya perlu membayangkan, tidak lebih dari itu.

Hal ini tidak dapat diterima oleh setan sekalipun, bagaimana dikatakan bahwa yang demikian itu adalah perkataan para Imam Ahlul Bait ?

ALLAH MENGUNJUNGI KUBURAN HUSEIN

Kalian akan heran karena hakekat ini. Hakekat yang pahit.

Diriwayatkan oleh Kulaini dan lainnya bahwa Abu Abdillah memarahi orang yang mengunjunginya tapi tidak mau berziarah ke kuburan Ali. Dia berkata: "Kalau kamu itu bukan orang Syi'ah aku tidak pernah akan melihatmu. Mengapa kamu tidak mau berziarah ke makam yang diziarahi oleh Allah, malaikat dan para nabi ?" (Al Kafi 7/580, Tahzibul Ahkam 6/20, Wasa'ilu Syi'ah 14/375, Biharul Anwar 25/361, Kamiluziyarot hal 38, Kitabul Mazar hal 19)

Mendengar hal ini, salah seorang sahabat Abu Abdillah berkata demikian: "Demi Allah, saya berangan-angan seandainya saya menziarahi kubur Ali dan tidak pergi melaksanakan Ibadah Haji." (Al Kafi jilid 4/583)

BARANG SIAPA HAJI MAKA TELAH DIKUNJUNGI ALLAH

Barang siapa telah haji lebih 50 kali maka setiap hari Jum'at dikunjungi oleh Allah. (Faqih Man La Yahdhuruhul Faqih 2/217, Wasa'ilusyi'ah 11/127)

MEMINTA PERTOLONGAN DARI PARA NABI DAN MALAIKAT DALAM SHALAT

Ucapkan pada akhir sujudmu: "Ya Jibril Ya Muhammad (diulang-ulang)!! berikan saya kecukupan, sesungguhnya kalian berdua yang memberikan kecukupan dan jagalah saya dengan izin Allah karena kalian berdua menjaga saya." (Al Kafi 2/406)

BERLINDUNG PADA MAKHLUK DAN BERBUAT DENGAN NAMA MAKHLUK

Riwayat Al Kulaini. Dari Abi Abdillah ia berkata: "Aku berlindung pada Rasulullah dari kejelekan dan kebaikan yang kamu ciptakan." (Al Kafi 2/391)

Dari Ali Jafar ia berkata: "Bila seseorang sedang sakit maka ucapkanlah (dengan nama Allah, dengan Allah, dengan utusan Allah)" (Al Kafi 2/412)

IMAMAH MENURUT SYI'AH RAFIDHAH

Imamah adalah sebuah jabatan yang ditentukan dari Allah. Allah telah memilih seorang Nabi dan menentukannya, begitu juga Allah memilih seorang Imam dan mengangkatnya. (Ashlus Syi'ah Wa Ushuluha hal. 58)

Allah memilih Ali, akan tetapi Ali berkata: "Tinggalkan saya dan cari selain saya, cukup aku menjadi wakil/pembantumu itu lebih baik daripada menjadi Imam/Khalifah." Allah memilih Hasan tapi Hasan menyerahkan kepemimpinan/imamah pada musuh bebuyutan Syi'ah, yaitu Muawiyah. Dengan itu maka Ali dan Hasan telah merontokkan prinsip Imamah dari pondasinya (???)

KEPERCAYAAN MEMAKAN DEBU DAN KERIKIL KUBURAN HUSAIN

Abas Alqummi berkata: "Para ulama melarang memakan debu dan tanah kecuali yang berasal dari kuburan Husain. Sebatas untuk pengobatan bukan untuk menikmati dan ini hanya sebatas biji kecil, lalu diletakkan di mulut dan ditelan dengan air secukupnya sambil berdoa: Ya Allah berikan rizqi yang luas yang bermanfaat dan disembuhkan dari berbagai penyakit." (Mafatihul Jinan 547)

Saya takut rizki yang luas itu berupa sakit keras dan batu-batuan itu merusak ginjal.

KHASIAT DEBU SEPERTI MADU

Tanah pusara Husain menurut kepercayaan mereka berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit, dan menghilangkan rasa takut, bila diminum orang yang sakit akan menjadi sembuh, bila diletakkan bersama jenazah dalam liang lahat maka dia akan aman dari siksaan kubur, bila dibawa seseorang dan dimain-mainkan maka dia mendapatkan pahala orang yang bertasbih, karena tanah itu dapat bertasbih sendiri (Biharul Anwar 11/118/140, Amali Tusi 1/326, Wasa'ilu Syi'ah 10/415 )

Abu Abdullah berkata: "Sesungguhnya Allah telah menjadikan debu kakekku Husain suatu obat dari segala penyakit dan menghilangkan rasa takut, jika salah seorang kalian memegangnya, maka hendaknya dicium, diletakkan di matanya dan menyapu dengan debu itu seluruh badannya sambil berdoa: Ya Allah, dengan hak tanah ini dan hak yang tinggal di dalamnya." (Amali Tusi 1/326)

SEPERTI ORANG NASRANI
Suatu ketika istri Amiril Mukminin datang dan berkata Sambil menangis: "Wahai Amiril mukminin sesungguhnya saya telah berzina, maka bersihkanlah saya." Ali pun berkata dengan suara keras: "Wahai para manusia sesungguhnya Allah telah menjanjikan para Nabi dan Nabi menjanjikanku untuk melarang orang yang terkena hukuman untuk melakukan hukum cambuk, dan barang siapa punya kesalahan seperti perempuan ini maka jangan ikut mencambuk." Maka seluruh manusia yang berkumpul di situ pergi meninggalkan tempat selain Ali, Hasan dan Husein, lalu mereka bertiga menghukum cambuk perempuan itu. Kulaini berkata: "Termasuk yang iktu pergi adalah Muhammad bin Ali bin Abi Tolib." (Al Kafi jilid 7 hal 178)
Hal ini sama seperti yang tercantum dalam Perjanjian Baru: Yohanes: 8

8:7 Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."

HAMIL DAN MELAHIRKAN SECARA LUAR BIASA

Imam Hasan Askari berkata: "Sesungguhnya kami para penerima wasiat Imamah tidaklah dikandung di dalam perut, melainkan di pinggang dan tidak dilahirkan lewat rahim melainkan lewat paha sebelah kanan karena kami titisan cahaya Allah yang bersih dan tidak terkena kotoran sama sekali." (Kamaluddin 390, 393, Biharul Anwar jilid 51 hal 2, 13,17, 26, Itsbatul Hudat jilid 3 hal 409,414, I'lamul Wara hal 394, Dala'ilul Imamah 264)

Komentar: Betapa mirip hal ini dengan keyakinan Nashrani tentang kehamilan yang suci.

KEPERCAYAAN TENTANG SEBUAH PENEBUSAN

Umar bin Yazid berkata: "Saya berkata pada Ali Abdillah As. Tentang firman Allah Saw (Allah hendak mengampuni dosa-dosamu baik yang telah lalu maupun yang akan datang)" Surat Al Fath ayat 2.

Ia berkata: "Dia tidak berdosa dan tidak pernah berniat untuk berbuat dosa, tapi Allah membebankan dosa-dosa mereka pada Nabi, kemudian Allah mengampuninya." (Biharul Anwar 17/76).

Mirip sekali dengan kepercayaan Nasrani mengenai penebusan dosa.

MUSA AL KAZIM MENCEGAH KEMARAHAN ALLAH

Musa Al Kazim berkata: "Sesungguhnya Allah murka pada kaum Syi'ah. Kemudian Allah menyuruh saya memilih diri saya ataukah mereka, maka demi Allah, aku selamatkan mereka dari kemurkaan Allah." (Al Kafi 1/260)

PARA IMAM ADALAH ASMA'UL HUSNA

Para imam adalah Asma'ul Husna (Nama Allah yang Mulia) mereka adalah lidah Allah, Wajah Allah, Mata Allah, Pinggang Allah, merekalah Tangan Allah yang serba bisa (Al Kafi jilid 1 hal 113)

FATIMAH ADALAH TUHAN YANG BERWUJUD SEORANG WANITA

Amiril Mu'minin berkata: "Fatimah bukan wanita biasa melainkan seorang wanita titisan Tuhan. Tapi dia memiliki sifat manusia seutuhnya. Ia adalah wanita dari kerajaan besar yang menampakkan diri dengan wujud manusia bahkan dia adalah eksistensi tuhan yang berwujud seorang perempuan." (Al Wasilah Ilallah karangan Ibrahim Al Ansari hal-7)

MEREKA ADALAH PENYEBAB TERCIPTANYA LANGIT DAN BUMI

Langit dan bumi diciptakan untuk Ali begitu juga Shiratal Mustaqim, pintunya dan tali penghubung antara Allah dan hamba-hambanya seperti para Rasul Nabi, para Haji dan para wali (Al Wafi 8/224)

Allah telah menciptakan segala sesuatu di bumi ini dan menyerahkan pengelolaannya kepada Ali dan keluarganya. Mereka dapat menghalalkan dan mengharamkan apa saja yang mereka kehendaki, karena kehendak mereka adalah kehendak Allah (Al Kaafi /365)

Dunia dan akhirat itu milik imam, dia bebas memberikannya pada siapa saja (Al Kaafi 1/337)

Mereka beranggapan bahwa para imam itu. Bahwasanya Allah memandangi para penziarah kuburan Husain pada sore hari Arafat sebelum melihat pada jamaah haji yang sedang wukuf. Abu Abdillah berkata: "Karena di Arafah terdapat anak haram sedangkan di kuburan Husein tidak ada anak haram di sana (karena selain Syi'ah adalah anak haram)" (Kitab Al Wafi jilid 2 - juz 8 hal 222) Maksud anak zina bagi Syi'ah adalah kaum muslimin selain pengikut Syi'ah.

Bahkan dalam Al Kafi jilid 8 hal 285: "Setiap orang adalah anak zina kecuali Syi'ah."

Dalam Tafsir Ayyasyi jilid 2 hal 218 dan Al Burhan jilid 2 hal 139: "Setiap anak yang lahir di tunggui oleh iblis, bila yang lahir itu berasal dari kelompok Syi'ah maka terjaga dari iblis, bila bukan dari kelompok Syi'ah maka syetan meletakkan jari- jarinya pada lambung belakang anak laki-laki agar kelak menjadi orang tercela dan bila kelamin perempuan agar kelak menjadi pelacur."

TAAT KEPADA ALI LEBIH PENTING DARIPADA TAAT KEPADA ALLAH

Dalam mukadimah Tafsir Al Burhan tercantum: "Bahwa Allah berfirman: Ali bin Abi Tholib adalah hujjahKu di atas ciptaan-Ku. Saya tidak akan memasukkannya ke neraka siapa yang memberikan haknya walau dia mendurhakai-Ku dan tidak akan Saya masukkan surga orang yang mengingkarinya walau ia taat pada-Ku." (Al Burhan hal 23).

TAK ADA YANG MENGUMPULKAN AL QURAN KECUALI PARA IMAM

Al Quran diturunkan terdiri dari 17 ribu ayat (Al Kafi 2/463). Al Majlisi dalam Mir'atul Uqul mengatakan bahwa riwayat ini terpercaya.

PARA IMAM ITU LEBIH UTAMA DARI PARA NABI ALLAH. DERAJAT MEREKA LEBIH TINGGI DARIPADA PARA MALAIKAT, NABI DAN RASUL

Para Imam memiliki kedudukan mulia dan kekuasaan atas makhluk, seluruh atom di alam ini tunduk pada mereka. Posisi ini tidak dicapai oleh malaikat maupun para Nabi (Kitab Al Hukumah Al Islamiyah karangan Khomeini halaman 52)

Allah telah mengusapkan tangan kanannya pada keluarga Ali dan memberikan cahayanya pada mereka.

Tak ada keselamatan kecuali kalian wahai keluarga ali, tidak ada tempat selain dari kalian wahai mata Allah yang melihat (Biharul Anwar 94/37)

Kalian adalah kesembuhan utama dan obat yang menyembuhkan bagi yang meminta kesembuhan pada kalian (Biharul Anwar jilid 94 hal 33)

Para Nabi bertawasul pada para imam dalam berbagai doa dan permintaan mereka. Ketika nabi Nuh hendak tenggelam, ketika Nabi Ibrahim dilempar ke api, Nabi Musa hendak menyeberangi laut, Nabi Isa akan dibunuh oleh orang Yahudi semuanya bertawasul dengan para Ahlul Bait untuk keselamatan mereka (Biharul Anwar 26/325 Wasa'ilusyi'ah jilid 4 hal 1134)

Majlisi berkata: "Allah hanya disembah, dikenal dan diesakan dengan perantaraan para Imam." (Biharul Anwar jilid 23 hal 103)

Para imam berkata: "Apabila kalian punya keinginan kepada Allah tulislah sebuah tulisan pada sesobek kertas dan letakkan pada salah satu kuburan keluarga Ali atau bungkus dan masukkan sedikit tanah yang bersih dan letakkan di sebuah sungai, sumur yang dalam atau oase padang pasir, pasti akan sampai pada Mahdi kemudian akan dia sendiri yang mengkabulkan apa yang akan menjadi kehendakmu." (Biharul Anwar 94/29)

Komentar: Berarti Majlsi berpendapat bahwa yang mengabulkan doa dan permohonan manusia bukanlah Allah tapi Mahdi Alaihissalam.

Beberapa contoh tulisan:

"Barang siapa berdoa kepada allah dengan perantara Ahlul Bait maka akan mendapatkan keuntungan dan sebaliknya sampai para Nabi pun terkabulkan karenanya apabila bertawasul dengan Imam Ahlul Bait." (Biharul Anwar 23/103)

Nabi Yunus dimakan ikan paus hanya karena dia mengingkari Imamah Ali bin Abi Tolib, setelah dia percaya maka dikeluarkan oleh Allah (Biharul Anwar jilid 26 hal 333)

Karena perantaraan Imam, pohon bisa berbuah dan buah masak di pohon. Karena perantaraan merekalah sungai mengalir, karena mereka pula hujan turun dari langit dan rumput tumbuh di permukaan bumi. Jika tidak ada para imam niscaya Allah tidak akan disembah (Al Kafi jilid 1 hal 112)

Para Imam adalah Sholat yang diperintahkan oleh Allah:

Dalam Al Kafi diterangkan mengenai makna Ayat dalam surat Al-Mudatsir ayat 42-43 bunyinya:

مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ

artinya: "Apa yang membuat kamu masuk dalam neraka saqor ?" "Kita di dunia tidak pernah menunaikan shalat." Maknanya adalah: "Kita tidak mengakui keimamahan Ali dan para Imam dari keturunannya. Kita dulu tidak menjadi pengikut para Imam." (Al Kafi jilid 1 hal 347-360)

Barang siapa mengenal para imam berarti beriman dan barang siapa mengingkari maka kafir (Al Kafi 1/144)

Sesungguhnya sayalah (Ali) yang ditugasi membagi masuknya orang ke surga dan neraka (Al Kafi 1/ 153)

Dunia dan akhirat adalah milik Imam, terserah, mau diberikan sama siapa saja itu terserah pada para Imam (Al Kafi 1/337)

Mereka yang menguasai kunci kekayaan yang ada di bumi, kapan saja boleh mengeluarkan emas-emas yang ada di dalam tanah itu (Al Kaafi 1/394)

Diperbolehkan Tawaf pada kubur Nabi dan kubur para Imam (Al Kafi jilid 1 hal 287)

Minta pertolongan, perlindungan, basmallah, selain Allah tidak dilarang. Para imam mengetahui apa yang ada dilangit, bumi, surga, neraka, mereka mengetahui apa yang telah terjadi dan semua yang terjadi kemudian (Al Kafi jilid 1 hal. 204)

Ciptaan Allah dan yang akan diciptakan. Mereka mengetahui seluruh ucapan-ucapan manusia, burung, binatang dan segala yang bernyawa. Barang siapa tidak bersifat demikian maka dia bukan Imam (Al Kaafi 1/225)

Para imam mendapatkan wahyu yang seperti diceritakan oleh Abi Jafar ia berkata: "Allah tidak akan menurunkan ilmu kecuali kepada keluarga Nabi dengan perantara Jibril as." (Al Kaafi 1/330)

Pengetahuan mereka telah sempurna sejak mereka dilahirkan. Riwayat dari Ya'kub Assiroj, suatu ketika ia masuk ke rumah Abi Abdillah as ia sedang duduk di dekat kepala Abi Hasan Musa saat dia masih bayi, dia berbisik-bisik dengan Abul Hasan lama sekali, aku pun diam hingga mereka berdua selesai berbisik-bisik. Aku pun mendekatinya, lalu ia berkata padaku: "Mendekatlah pada tuanmu berikan salam padanya," maka aku mendekat dan memberi salam, ia (anak) menjawab dengan fasih kemudian ia berkata padaku: "Pulang dan gantilah nama anak perempuanmu yang kamu namai kemarin, nama itu benci oleh Allah." Kemarin aku memberi nama anakku dengan Humaira'.1 (Al Kaafi 1/247)

Bagaimana seorang anak kecil dalam gendongan dapat mengerti nama- nama yang dibenci Allah, termasuk Humaira' ? Dia tidak mungkin tahu jika tidak mendapat wahyu dari Allah. Inilah kekafiran dan kemurtadan. Karena orang yang yakin bahwa ada yang mendapat Wahyu setelah Nabi adalah kafir. Ingat perang Riddah, Abu Bakar Assiddiq memerangi Musailamah Al Kazzab karena dia mengaku mendapat wahyu. Ali ikut dalam peperangan itu bahkan mendapat bagian seorang budak dari rampasan perang, yang akhirnya melahirkan anaknya yang bernama Muhammad ibnu Hanafiyah.

MEREKA DI AJARKAN HAL-HAL YANG GHOIB DARI ALLAH

Sementara Para imam mengetahui seluruh perkara ghoib, tapi menurut mereka Allah tidak memiliki ilmu secara mutlak, tapi Syi'ah berpendapat bahwa Allah bisa saja mengetahui hal baru yang tidak diketahui sebelumnya. Setelah Musa Al Kazim wafat, Allah mengetahui hal baru yang tidak diketahui oleh Allah sebelumnya, Allah tidak pernah disembah dan diagungkan seperti ketika dikatakan bahwa Allah memiliki sifat kebodohan seperti ini (Al Kaafi jilid 1 hal 113)

Karena jika Ilmu Allah itu mutlak maka Dia Maha mengetahui segala sesuatu, baik yang telah terjadi maupun yang akan terjadi kemudian.

Dalam Al Kafi jilid 1 hal 263 dikatakan: "Allah mengetahui sesuatu yang baru tentang Abu Ja'far yang sebelumnya (Allah) tidak tahu."

Ini berarti Allah bukan Maha Tahu, karena jika Maha Tahu, pasti mengetahui segala sesuatu, tidak ada yang baru diketahui oleh Allah.
Seorang Imam tidak akan wafat sebelum mengetahui siapa penggantinya(Al Kafi jilid 1 hal 18)

Para Imam mengetahui seluruh yang telah terjadi dan yang belum terjadi, tidak ada yang tersembunyi bagi mereka. Inilah perbedaan antara Imam dan Nabi, para Nabi mengetahui kejadian yang lampau dengan wahyu Allah dan tidak mengetahui masa depan kecuali yang diwahyukan dari Allah saja.

Para imam mengetahui kapan mereka mati, merka tidak mati kecuali atas kehendak mereka sendiri.

Diperbolehkan meminta pada selain Allah pada saat saat genting.

Kita dilarang (oleh Syi'ah –ed) mengatakan bahwa Allah memiliki tangan, memiliki wajah, tapi boleh saja mengatakan bahwa Ali bin Abi Tolib adalah wajah Allah.

Dari Abi Abdilah ia berkata: Lalu diperlihatkan api neraka pada mereka, lalu berkata: "Masuklah kalian ke neraka dengan izinku!" Orang pertama yang masuk neraka adalah Muhammad SAW, kemudian diikuti oleh para Ulul Azmi, para pewaris dan pengikutnya, lalu dia berkata pada manusia golongan kiri (Ashabusyimal): "Masuklah ke neraka dengan ijin saya," mereka menjawab: "Ya Tuhan apakah kau ciptakan kami untuk dibakar," ia berkata kepada Ashhabul Yamin: "Keluarlah kalian dari neraka atas ijinku." Api Neraka tidak sedikitpun melukai mereka (Al Kaafi 2/9)

Para sahabat sama merubah Al Qur'an dan melakukan konspirasi.

Hafshah dan Aisyah telah meracuni Rasulullah dan mengumpulkan uang lalu membagi-bagikan pada orang-orang yang membenci Ali. Penduduk Makah

dengan terang-terangan menentang Allah. Penduduk Madinah lebih jelek dari penduduk Makah 70 kali (Al Kaafi 2/301)

Dikatakan juga bahwa bangsa Romawi itu lebih baik dari bangsa Syam karena orang Romawi kafir namun tidak memusuhi Ahlulbait sedang orang Syam kafir dan memusuhi kita (Al Kaafi 2/301).

Penghuni Bungker yang dimulyakan Allah

Imam Mahdi yang bersembunyi dalam Sirdab seharusnya disebut "imam dalam pengasingan" seperti pemerintahan dalam pengasingan, yang memerintah sebuah negeri dari luar negeri tersebut.
Penafsiran yang menyesatkan

Dari Jabir dari Abi Abdillah as tentang penafsiran firman allah

Bahrain, dua laut ,yang bermaksud adalah Ali dan Fatimah

Ali tidak mendholimi Fatimah dan sebaliknya .

Al Hasan dan Al Husain As

PENYELEWENGAN-PENYELEWENGAN SYI'AH RHAFIDHAH.

Ali terbang di atas mega awan

Diriwayatkan oleh Hasyim Albahroni dari Ali As bahwa Ali pernah mengendarai awan terbang berputar mengelilingi tujuh bumi (Madinatul Maajiz 1/542)

Kelompok Yazid bin Muawiyah mendatangi Ali bin Husein, mereka menemukan Ali sedang mengendarai awan (Madinatul Maajiz 4/256)

Juga dari Thoba Thaba'i berkata: Allah telah menguasakan awan pada Ali maka ia berjalan dari dunia timur ke barat (Tafsir Al Mizan 13/372)

Halilintar dan kilat di bawah kehendak dan aturan Ali

Dari Abdillah bin Qoosim bin Sama'ah bin Mihron berkata waktu itu aku berada di dekat Abi Abdillah tiba-tiba langit berkilat dan berpetir, Abu Abdillah berkata: "Petir ini tidak pernah ada kecuali atas perintah teman kalian," Saya berkata: "Siapa teman kita ?" Ia berkata: "Amirul Mu'minin As." (Al Ikhtishos Lil Mufid hal: 327)

Mentalkin mayit menggunakan nama-nama para imam

Hendaknnya mayit itu ditalkin dengan dua syahadat dan menyebut nama-nama imam. Setelah diletakkan di dalam kubur dan sebelum diletakkan bata di lahat dengan mengucapkan: "Wahai fulan anak fulan ingatlah janji pada waktu kamu meninggalkan dunia suatu kesaksian bahwa sesungguhnya tiada tuhan selain Allah yang maha Esa dan tidak ada yang menyekutukannya dan sesungguhnya Muhammad itu hambamu dan utusanmu dan sesungguhnya Ali adalah pimpinan orang-orang mukmin juga Hasan Husein dan menyebutkan para imam sebagai imam yang memberi petunjuk dan baik-baik." (Anmihayah hal 38)

Yang menyebabkan timbulnya penyakit kusta

Dari Abi Abdillah berkata. Amiril Mukminin berkata: "Janganlah kalian terlentang di pemandian karena akan menyebabkan melelehnya lemak lambung, dan janganlah menggosok-gosok kedua kaki dengan tembikar (keramik) karena akan menyebabkan kusta." (Al Kafi 6/500)

Kekenyangan menyebabkan kusta

Dari Abi Abdillah berkata: "Makan kekenyangan akan menyebabkan sakit kusta." (Al Kafi 6-269)

Mandi menggunakan gayung tembikar dari mesir akan menyebabkan kamu menjadi kehilangan sifat cemburu

Dari Abi Al Hasan Arridho berkata: "......dan berkatalah Nabi saw: Janganlah kalian makan menggunakan tembikar mesir dan janganlah membasuh/mandi dengannya karena menyebabkan hilangnya sifat cemburu." (Al Kafi 6-386)

Membiasakan berada di kamar mandi menyebabkan TBC

Dari Abil Hasan Arridho berkata: "Jagalah dirimu dari membiasakan berada di kamar mandi karena itu akan menyebabkan TBC." (Al Kafi 6/497)

Bersikatan di pemandian akan menyebabkan sakit gigi

Bersikatan di pemandian itu dibenci akan menyebabkan sakit gigi (Man La Yahdhuruhul Al Faqih 1/53)

Makan wortel dapat menghangatkan ginjal dan menegangkan zakar

Demikian diceritakan oleh Al Kulaini dari Abi Abdillah bahwa tersebut di atas dapat menghangatkan lambung, menambah stamina dalam bersetubuh (Al Kafi 6/372)

Minum air di malam hari menyebabkan merahnya air kencing

Dari Abi Abdillah berkata: "Minum air di malam hari sambil berdiri menyebabkan kencing menjadi merah. Sedang berbicara pada waktu bersetubuh akan menyebabkan kebisuan." (Al Kafi 5/498)

Melihat kelamin wanita menyebabkan kebutaan

Makruh melihat kemaluan wanita dan menyebabkan kebutaan (Al Aqil 3/556).

Ramadhan salah satu nama Allah

Sesungguhnya Romadhon termasuk nama Allah (Al Kafi 4/69)

Aduh termasuk nama Allah

Dari Abdillah berkata: "Aduh termasuk salah satu nama Allah. Barang siapa mengucap aduh berarti telah memohon pertolongan-Nya." (Biharul Anwar 8/202)

Nama-nama Malaikat yang aneh

* a. Fitrus, malaikat ini bermaksiat, dalam kisah panjang lebar yang penuh kebohongan, akhirnya setelah mengunjungi kuburan Husain dan berguling-guling di tanahnya terkabullah tobatnya.
* b. Shairshail, di atas kedua pundaknya tertulis kalimat perjodohan cahaya dan cahaya yaitu Ali dan Fatimah.
* c. Malaikat satu lagi bernama Khirqa'il memiliki 18.000 sayap, antara sayap satu dengan yang lainnya berjarak 500 tahun (Al Burhan juz 2 hal 327)
d. Kitab Al Kafi menerangan satu lagi malaikat yang bernama

Mansur, dia masih selalu menziarahi kuburan Husein. Al Kafi jilid 4 hal 583.

Imam Mahdi akan keluar dalam keadaan telanjang

Diriwayatkan dari Athausy wan Nu'mani dari Imam Ridho: "Di antara tanda-tanda keluarnya Imam Mahdi adalah ia tampak telanjang di poros matahari." (Haquul Yaqin hal 347)

Dilarang menyembelih pejantan yang sedang kawin

Kalini berkata: "Rasulullah melarang menyembelih yang sedang naik syahwatnya." (Al Kafi jilid 6 hal 261)

Syarat menyembelih hewan ditambah satu: Tidak sedang naik syahwatnya.

Hati-hati memakai sandal berwarna hitam

Ibnu Babawaih meriwayatkan dari Abi Abdillah sesungguhnya ia telah melihat seorang laki-laki memakai sandal berwarna hitam. Ia berkata: "Jangan pakai sandal berwarna hitam sebab itu menyebabkan lemahnya pandangan mata, menjadikan zakar lembek dan menyebabkan timbulnya kesedihan. Sebaliknya pakailah sandal yang berwarna kuning karena itu akan menyebabkan tajamnya mata, menegangkan zakar dan menghilangkan kesedihan." (Kitabul Hishal juz 1 hal 99)

Mu'jizat kekuatan Ali

Aljzairi meriwayatkan dari Albarosi berkata dan sesungguhnya Jibril telah datang kepada Rasulullah dan berkata: Wahai Rasul tatkala Ali hendak memukulkan pedangnya pada suatu tempat yang luas Allah menyuruh Israfil Mikail untuk menahan lengannya di angkasa agar tidak memukulkan dengan sekuat tenaganya dan membagi kekuatan menjadi dua arah. Satu arah dikenakan pada besi dan yang satu pada tanah. Kemudian Allah menyuruh Jibril agar segera masuk ke bumi untuk menahan agar pedangnya tidak sampai ke dasar bumi agar jangan sampai bumi terbalik karenanya. Aku pun menahannya. Pedang itu lebih berat bagi sayapku dari kota kaum Lut, yang terdiri dari 7 kota. Semuanya kucabut dari bumi ke 7 dan kuangkat hanya dengan 1 bulu dari sayapku, aku tunggu perintah Allah hingga waktu sahur untuk membaliknya, aku tidak merasakan berat seperti berat pukulan pedang Ali bin Abi Tolib.

Pada saat yang sama ada suatu peristiwa ketika benteng pertahanan dapat dijebol dan para wanitanya di tahan. Diantara wanita itu ada yang namanya Shafiyah, dia adalah anak penguasa benteng tersebut, datang dengan luka di wajahnya. Nabi bertanya kepadanya. Ia berkata pada waktu Ali datang ke benteng dan kesusahan untuk menembusnya, maka Ali naik ke menara benteng dan menggoyangkannya. Maka tergoyanglah semua benteng dan jatuhlah semua yang ada, saat itu saya berada di atas tempat tidurku, lalu aku jatuh oleh goncangan itu dan tertimpa tempat tidurku. Nabi berkata: "Wahai Shafiyah waktu Ali marah dan menggoncang benteng, Allah marah karena marahnya Ali lalu Allah menggoncangkan langit dan bumi." dan malaikat ketakutan jatuh tersungkur. Inilah keberanian ilahi. Saat akan membuka pintu benteng Khoibar, pada malam hari sebelumnya 40 orang saling bantu membantu untuk menutup pintu benteng, saat Ali masuk ke benteng, perisainya jatuh karena tak kuat menahan sabetan pedang. Lalu Ali mencabut pintu dan menjadikan pintu benteng itu menjadi perisainya hingga Allah memberikan kemenangan. (Al Anwar Anu'maniyah, karangan Ni'matillah Aljazaairi)

Ali membelah Sungai Eufrat dengan menggunakan batang kayu

Ketika Ali kembali dari Perang Shifin, ia berbicara dengan sungai Eufrat, maka berguncanglah Eufrat dan terdengar suaranya mengucapkan dua Kalimah Syahadat dan pengakuan bahwa Ali adalah khalifah. Riwayat lain menyebutkan, Ali melibaskan kayu ke Sungai Eufrat. Memancarlah air dan ikan-ikan sama memberi salam dan mengakui bahwa bahwa Ali adalah hujjah. (Zainuddin, Kitab Shiraathal Mustaqim 1/20)

Bagaimana bisa tahu bahwa semangka itu pro Ahlul bait atau benci Ahlul bait.

Dari Hamzah bin Muhammad Al Alawi dari Ahmad bin Muhammad Alhamdani dari Mundzir bin Muhammad dari Husain bin Muhammad dari Sulaiman bin Ja'far dari ayahnya dari ayahnya dari ayahnya dan ayah kakeknya berkata bahwa: Amirul mukminin mengambil sebuah semangka dan memakannya; namun rasanya pahit maka lantas melemparkan sambil berkata hancurlah dan menjauhlah. Amirul mukminin ditanya ada apa dengan semangka ? dia mejawab Rasul bersabda bahwa Allah telah mengambil perjanjian untuk mencintai Ahlul bait dari setiap hewan dan tumbuh-tumbuhan. Buah mana saja yang menerima perjanjian dan melaksanakannya maka akan terasa manis, dan yang menolak akan terasa pahit.

Dengan ini kita dapat mengenal mazhab setiap buah.

Seekor burung yang keluar dari lobang hidung

Dari Abi Abdillah berkata: Barangsiapa bersin meletakkan tangan di belakang hidungnya kemudian berkata: "Segala puji bagi Allah Robbul Alaimin, Segala Puji Bagi Allah, aku memujinya dengan pujian yang banyak, yang layak bagi Allah yang Maha Terpuji, Sholawat dan salam pada Nabi yang Ummi beserta keluarganya," maka keluarlah seekor burung kecil sebesar lalat dari lubang hidung kiri dan terbang ke Arsy memintakan ampun pada orang tersebut sampai hari kiamat. (Al Kaafi 2/481)

Allah menyuruh dua syetan menjaga orang yang membaca ayat Kursi

Dari Abi Abdillah berkata: "Barang siapa menjelang tidur membaca tiga kali ayat kursi dan ayat yang ada di Ali Imran, (Allah bersaksi bahwa tiada Ilah yang berhak disembah kecuali Dia, begitu juga malaikat, dan ahli ilmu... ayat 18), ayat Sukhroh dan ayat Sajdah maka Allah menyuruh dua syetan untuk mengamankannya dari godaan- godaan para syaitan-syaitan jahat." (Al Kaafi 2/392)

Qisah Ufair keledai Rasulullah

Amirul mukminin berkata: Binatang yang pertama mati setelah Nabi wafat adalah Ufair keledai Rasulullah, mati sesaat setelah Rasulullah wafat ia memotong tali pengikatnya kemudian lari sampai dekat sumur Bani Khuthomah di Quba' dan menceburkan dirinya ke dalam sumur yang sekaligus menjadi kuburannya. Keledai itu mengatakan pada Nabi: Ayahku menceritakan kepadaku, dari ayahnya, dari kakeknya, dari ayahnya bahwa dia bersama Nabi Nuh di kapal. Lalu Nuh berdiri menghampiri keledai itu serta mengusap punggungnya lalu mengatakan akan lahir dari perut keledai ini, seekor khimar yang akan menjadi kendaraan Rasul akhir zaman. Ufair berkata: "Segala puji bagi Allah yang telah menjadikanku keledai itu." (Al Kaafi 1/184)

Hasan berbicara dengan 70 juta bahasa

Dari Abi Abdillah, sesungguhnya Al hasan berkata: "Allah punya dua kota, satu di timur satunya di barat. Kota-kota itu memiliki 70 juta. Satu sama lain berbicara dengan bahasa yang tidak sama dan Saya memahami semua bahasa itu." (Al Kaafi 1/384-385)2

Makan tanah/Debu kuburan Husein dapat menyembuhkan segala macam penyakit

Dari Abil Hasan ia berkata: "Setiap tanah itu haram seperti bangkai, darah, daging babi, kecuali tanah kuburan Al Husein karena tanah itu dapat menyembuhkan segala penyakit, dapat memberikan rasa aman (dari –ed) rasa yang menakutkan, asal jangan banyak-banyak." (Al Kaafi 3/378)

Dalam kitab Mafatihul Jinan disebutkan, pandapat yang terkenal menyebutkan bahwa dilarang secara mutlak memakan tanah dan pasir kecuali tanah pekuburan Husein yang suci dalam rangka berobat mencari kesembuhan dengan memakannya, itu pun tidak lebih dari sebesar kacang. Yang lebih hati- hati, adalah tidak memakan tanah tersebut lebih besar dari biji Adas. Lebih baik lagi, memakannya dengan meletakkan tanah itu dalam mulutnya lalu minum seteguk air dan berdo'a: "Ya Allah jadikanlah tanah ini membuat saya mendapat rizkiyang luas, Ilmu yang bermanfaat dan kesembuhan dari segala penyakit." (Kitab Mafatihul Jinan 547)

Makan tanah dapat menyebabkan kemunafikan (rupanya inilah sebab munculnya taqiyah)

Dari Abi Abdillah berkata: "Makan tanah dapat menimbulkan kemunafikan." (Al Kafi jilid 2 hal 265)

Dari Abu Ja'far berkata: "Perangkap setan yang terbesar adalah makan tanah, yang dapat menyebabkan penyakit dan membangkitkan penyakit yang tersembunyi. Barang siapa memakan tanah lalu menjadi lebih lemah dari sebelum makan tanah, dan lemah tidak dapat beramal seperti sebelum dia makan tanah, akan dihisab antara periode kuat dan lemahnya dan akan diazab dengannya." (Al Kafi jilid 6 hal 266)

Obat penyakit mata

Bertawassul pada Allah dengan Imam Musa Al Kazim dapat menyembuhkan penyakit mata (Al Baqiyat Assolihat hal 745, edisi gabungan dengan kitab Mafatihul Jinan)

Nama-nama hari adalah nama-nama Rasul dan Ahlul bait

Sabtu adalah Nama Rasulullah SAW dan Ahad adalah nama Ali Amirul Mukminin, dan Al Isnain Hasan Husein dan Thulathaa Ali bin Husein Muhammad bin Ali Ja'far bin Muhammad as. Arbia nama Musa bin Ja'far Ali bin Musa Muhammad bin Ali dan Saya. Khomis nama kedua anak Husein, Jumat adalah nama cucuku dan pada hari itu orang pembawa kebenaran akan berkumpul (Mafatihul Jinan 86)

Tapi mereka menerangkan bahwa nama Al Ahad adalah salah satu nama Allah (Wasailu Syi'ah 1/350)

Siapa Makan keju setiap awal bulan dikabulkan apa yang menjadi keinginannya

Barangsiapa membiasakan makan keju di awal bulan hampir tidak pernah ditolak apa yang diinginkannya (Mafaatihul Jinan 366)

Obat lupa?

Hendaklah membiasakan makan kismis sebelum memakan apa pun di pagi hari, dan menjauhi makanan yang menyebabkan lupa yaitu makan apel yang kecut, kabzarah hijau, keju, kencing di air yang tenang, berjalan diantara dua wanita, menjatuhkan kutu hidup, melihat orang yang disalib, berjalan antara kereta dan unta (Mafaatihul Jinan 802)

Al Kulaini berkata: Makan apel dan ketumbar menjadikan lupa (Al Kaafi 6/366)

Makan delima termasuk amalan yang dianjurkan di Hari Jumat

Hendaklah makan Delima seperti halnya dilakukan Assodiq setiap malam Jumat dan sebaiknya dimakan menjelang tidur, sebab barangsiapa memakannya menjelang tidur di rumah, maka aman sampai pagi hari. Barang siapa memakan buah delima hendaknya menaruh sapu tangan di bawahnya agar bijinya tidak jatuh ke mana-mana, mengumpulkan biji dan memakannya, juga pada saat menyantap delima jangan sampai mengajak orang lain (Mafaatihul Jinan 60)

Termasuk amalan hari jum'at makan Delima di pagi hari sebelum makan sesuatu dan tujuh daun Andewi sebelum matahari condong. Dan barangsiapa makan Delima pada malam hari maka hatinya terang selama 40 hari. Bila makan dua buah delima maka hatinya akan terang selama 80 hari, barang siapa memakan 3 buah maka hatinya akan menjadi terang selama 120 hari dan aman dari godaan Syetan. Barang siapa tidak digoda setan maka dia tidakakan bermaksiat, barang siapa tidak bermaksiat maka Allah akan memasukkannya ke dalam Sorga (Mafaatihul Jinan 63)

Yang dapat menambah rizki

Diantara yang dapat menambah penghasilan/rizki adalah mencukur kumis, memotong kuku. Hal itu juga menyebabkan aman dari gila, kusta dan lepra (Mafaatihul Jinan 63 – 64)

Imam Al Hasan dapat berbicara dengan semua bahasa

Dari Abi Hamzah Nashir Al Khodim berkata: Berkali-kali saya mendengar Abu Muhammad berbicara dengan anak laki-lakinya dengan bahasa-bahasa mereka ada Turki, Rum, Slavia, Ali berkata sesungguhnya Allah telah memberikan imam berbagai macam bahasa dan pengetahuan tentang nasab dan peristiwa-peristiwa (Al Kaafi 1/426)

Al Husain menyusu dari jari-jari dan lidah Nabi

Dari Abi Abdillah ia berkata: Bahwa Husain tidak pernah menyusu dari Fatimah ibunya dan dari wanita-wanita lain, melainkan dibawa kepada Nabi lali cukup untuk dua/tiga hari (Al Kaafi 1/386)

Mereka orang-orang Syi'ah tidak percaya bahwa Abu Hurairah telah meriwayatkan Hadist dari Nabi sebanyak 6000 hadits, adapun Al Hasan mampu berbicara 70 juta bahasa, sementara kita tahu bahwa jumlah bahasa di dunia ini tidak sampai segitu walau harus ditambah dengan bahasa serangga, malaikat memiliki 24 wajah, Fatimah berbeda dengan wanita biasa dan tidak pernah Haidh, Nabi menyusu pada Abu Thalib, bukannya Ummu Thalib, Husein menyusu pada jari Nabi, semua ini masuk akal bagi Syi'ah.

Demikian, orang Syi'ah heran karena Nabi Musa menampar malaikat, serta mereka menghukumi nas nas Ahlussunah persis seperti para orientalis yang tidak berakal. Lalu bagaimana dengan Nabi yang menyusu dari Abu Thalib dan Husein yang menyusu dari jari-jari Nabi ?

Orang-orang Syi'ah akan bertanya padamu, siapa yang berkata padamu bahwa kami percaya dan menerima seluruh riwayat yang ada di Kitab Al Kaafi padahal di dalamnya ada yang shahih ada juga yang dho'if?

Jawabannya: Pertama, hal ini bertentangan dengan apa yang dikatakan oleh para ulama Syi'ah bahwa isi kandungan Al Kaafi sangat mutawatir sangat pasti kebenarannya, serta merupakan kitab terbaik di antara 4 kitab utama mazhab Syi'ah.

Kami Ahlussunnah telah meneliti sumber aqidah kami, jika sebuah riwayat benar-benar diriwayatkan dengan sanad yang bersambung sampai Nabi dan dengan perowi dipercaya maka kami terima dan kami tidak akan perduli dengan siapa saja yang tidak suka. Adapun kalian wahai para kaum Syi'ah. Apa yang kalian nantikan. Kalian tulis Kitab Al Kaafi lebih 1000 tahun. Kenapa tidak kalian cek sanadnya ? Inilah hal yang tidak mungkin dapat dilakukan oleh Syi'ah.

Nabi menyusu pada puting pamannya Abu Thalib

Dari Abi Abdullah berkata: "Ketika Nabi dilahirkan, berhari-hari Nabi tidak minum susu, maka Abu Thalib sendiri yang menyusui Nabi dengan susunya. Allah menurunkan air susu lewat Abu Thalib sampai kemudian dilanjutkan oleh Halimah Sa'diyah." (Al Kaafi 1/373)

Nabi Danial mengancam Allah untuk melakukan perbuatan maksiat

Dari Abi Ja'far ia berkata: Sesungguhnya Allah telah menyuruh Nabi Dawud a. s. agar menemui hambaNya Danial dan berkata padanya: "Wahai Danial, kamu telah melakukan kesalahan tiga kali dan Aku (Allah) telah mengampuninya bila kesalahan itu kau ulang yang keempat kalinya maka tidak Ku ampuni."

Kemudian Danial berdoa pada Allah pada waktu sahur: "Demi KeagunganMu sungguh bila engkau tidak mau menjagaku dari perbuatan dosa, maka aku pasti berbuat durhaka, berbuat durhaka, berbuat durhaka." (Al Kaafi 2/316)

Bagaimana mereka orang-orang Syi'ah itu percaya atas terlindunginya Imam dari dosa dan kesalahan padahal kita saksikan sendiri bagaimana buku induk pegangan syi'ah mencela para Nabi seperti yang kita baca barusan, yang mengisahkan keberanian Nabi Danial pada Allah dengan berkata "sungguh aku akan berbuat maksiat".

Obat sakit perut

Seseorang berkata pada Amirul mu'minin: "Wahai Amirul Mu'minin, di perut saya ada cairan kuning, apakah penyakitku ini dapat disembuhkan ?" Ali menjawab: "Tulislah di perutmu ayat kursi, lalu siramkan air itu pada perutmu dan minumlah air itu, dan jadikan air itu sebagai jimat di perutmu, maka dengan izin Allah sakit di perutmu akan sembuh. Lalu si penanya melakukan apa yang diajarkan Amirul Mu'minin dan benar-benar sembuh." (Al Kafi jilid 2 hal 457)

Apa yang harus diucapkan sehabis tertawa terbahak-bahak

Abi Ja'far berkata: "Bila kau telah selesai tertawa terbahak-bahak berdoalah: Ya Allah janganlah kau memurkaiku." (Al Kaafi 2/487)

Bacaan Shalawat terhadap keluarga Nabi membuat seseorang tidak perlu lagi berdoa pada Allah

Dari Abi Abdillah berkata: "Bagi seseorang hamba yang punya kepentingan kepada Allah, sanjunglah Allah, baca Sholawat pada Nabi dan keluarganya sampai lupa kepentingannya, maka Allah akan memberikan tanpa harus memintanya." (Al Kaafi 2/363)

Dua cahaya yang menikah

Dari Abi Hasan: Suatu ketika Rasulullah SAW sedang duduk. Tiba-tiba datang malaikat dengan 24 wajah, maka lantas Rasul bertanya: "Wahai Jibril, aku belum pernah melihatmu seperti ini." Malaikat berkata: "Wahai Muhammad, Allah mengutusku untuk menjodohkan 2 cahaya." Nabi bertanya siapa 2 cahaya itu ? Malaikat menjawab: "Fatimah dengan Ali" ...setelah malaikat menoleh tiba-tiba Nabi melihat di punggung Malaikat terdapat tulisan "Muhammad utusan Allah dan Ali adalah penggantinya." Rasul bertanya sejak kapan tulisan ini ada, malaikat menjawab semenjak 22 ribu tahun sebelum Allah menciptakan Adam. (Al Kaafi 1/383)

Inilah Imamah, masalah yang maha penting hingga tertulis di punggung malaikat sejak 22 ribu tahun sebelum diciptakannya Adam, tapi sayang, tidak ada satu ayat pun dalam Al Qur'an yang dengan jelas mengatakan bahwa Ali adalah pengganti Rasulullah.

Tafsir model baru

Dalam Tafsir Al Mizan jilid 19, Nurutsaqalain jilid 5 hal 197, Tafsir Al Qummi jilid 2 hal 345, ketika menerangkan makna ayat Ar Rahman ayat 19 "dua laut yang bertemu" yaitu Ali dan Fatimah.

Fatimah terjaga dari menstruasi

Dari Abi Hasan berkata: "Sesungguhnya putri-putri para Nabi itu tidak pernah menstruasi." (Al Kaafi 1/381)3
Dari Abi Ja'far berkata: "Ketika Fatimah dilahirkan, Allah mengutus malaikat untuk menggerakkan lisan Muhammad agar memberi nama Fatimah, kemudian berkata: Saya telah menyapihmu dengan ilmu dan membebaskanmu dari datang bulan." Abu Ja'far berkata: "Demi Allah, Allah telah membebaskan Fatimah dari datang bulan sejak Allah mengambil perjanjian dari semua makhluk." (Al Kaafi 1 / 382)

Perbedaan antara siang dan malam dalam pelaksanaan had

Ali berkata: "Saya bepergian bersama Rasulullah, tidak ada pelayan selain saya, di malam hari kami tidur bertiga di bawah satu selimut, Nabi tidur di antara saya dan Aisyiyah dalam satu selimut itu karena Nabi tidak memiliki selimut lain. Ketika hendak sholat malam, Rasul bangun dan meletakkan selimutnya sampai selimut tersebut menyentuh kasur." (Biharul Anwar jilid 40 hal 1, jilid 38 hal 297 dan 314). Padahal mereka telah meriwayatkan dari Abi Abdillah terhadap seorang pemuda yang tidur seselimut dengan seorang wanita, maka keduanya dijilid (dicambuk –ed) 100 kali (Al Kaafi 7/182). Akan tetapi Allamah Majlisi membedakan antara siang dan malam dimana, bila ditemukan seorang laki-laki dan perempuan dalam satu selimut di malam hari maka tidak ada hukuman hudud. Adapun pada siang hari, maka dihukum dengan hukuman hudud (Biharul Anwar 76/94)

Perebutan posisi imam di antara mereka yang maksum terbebas dari dosa

Syi'ah Rafidhah dalam menetapkan Imam mereka menggunakan cara- cara sulap, magic dan berbagai kebohongan-kebohongan. Jika memang telah ada nas atau ketetapan penunjukan mereka, maka mustahil para imam itu membuktikan status keimamannya dengan sihir, sulap dan debus.

Al Imam Zainul Abidin

Seorang wanita Syi'ah berkata: "Saya menemui Ali bin Husein. Umur saya sudah sangat tua + 113 tahun. Badan saya pun telah gemetaran. Saat itu saya lihat ia baru sholat dan sibuk dalam beribadahnya. Aku mersa putus asa, tidak akan dapat menemuinya. Tiba-tiba ia menunjuk saya dengan jari telunjuknya, dan tiba-tiba aku kembali muda." (Al Kaafi 1 / 347)

Al Imam Husein

Orang Syi'ah bercerita: Tatkala Husein dibunuh, Muhammad Ibnul Hanifah diutus untuk menemui Ali Ibnul Husein. Ia berkata padanya: "Ayah telah dibunuh. Sholatkanlah ayahmu. Saya ini pamanmu dan wakil ayahmu, aku dilahirkan lebih dulu, lebih tua, maka aku lebih berhak menasehatimu. Maka janganlah kamu membantahku dan mempermasalahkan imamah, wasiat dan lain-lain."

Ali bin Husein menjawab: "Mari kita selesaikan masalah ini di dekat Hajar Aswad, kita tanyai dia dan kita jadikan Hajar Aswad sebagai penengah di antara kita." Pergilah mereka berdua ke tampat Hajar Aswad di Ka'bah. Sesampai di sana Ali menyuruh Muhammad agar segera berdoa agar Allah berkenan menjadikan Hajar Aswad dapat berbicara, lalu tanyailah Hajar Aswad itu. Maka Muhammad segera memohon pada Allah dengan sungguh-sungguh dan penuh kekhusyu'an. Tapi Hajar Aswad tetap diam seribu bahasa. Kemudian Ali berdoa, dan tiba-tiba (Hajar Aswad) bergerak dan hampir jatuh dari teampatnya, dan Hajar Aswad berbicara dengan bahasa Arab fasih: "Ya Allah sesungguhnya wasiat dan Imamah itu pada Ali Ibnul Husain." (Al Khaafi 1/348)

Imam Musa bin Jafar

Diceritakan dari Musa bin Ja'far, saat terjadi perebutan dengan saudaranya yang lebih tua yang bernama Abdullah (anak Imam Ja'far yang tertua) dalam masalah Imamah. Musa menyuruh mengumpulkan kayu bakar di tengah rumahnya lalu ia menyuruh Abdullah datang ke rumah. Sampai di rumah ternyata dalam rumah Musa sedang duduk bersama beberapa orang Imamiyah (bermazhab syi'ah). Setelah Musa duduk di dalam rumah, dia menyuruh seseorang untuk melemparkan Api ke arah kayu. Maka terbakarlah kayu tersebut. Sebentar kemudian kayu menjadi bara. Kemudian Musa duduk di atas bara, dan memulai berbicara sesaat dengan para orang-orang. Kemudian berdiri dan mengibas-ngibaskan pakaiannya dan kembali pada majelis dan berkata pada saudaranya Abdullah: "Bila engkau mengira bahwa engkau yang berhak yang menjadi Imam setelah ayahmu. Maka duduklah di tempat itu (di atas api)" (Kasyful Ghummah karangan Arbali jilid 3 hal 73)

Kulaini mengisahkan cerita yang lain untuk membuktikan bahwa Musa bin Ja'far lebih berhak dari saudara-saudaranya yang lebih tua untuk menjadi imam: Pada suatu ketika ada seseorang datang ke Musa bin Jafar dan bertanya tentang Imam: "Siapakah sebenarnya yang menjadi imam ?" Musa ia berkata: "Bila aku memberi tahu apakah kau akan menerima ?" Ia berkata: "Ya saya menerima." Musa ia berkata: "Dia adalah aku." Ia berkata: "Adakah sesuatu yang dapat membuktikan bahwa anda adalah Imam ?" Musa ia berkata: "Pergilah ke pohon itu, katakan kepadanya, bahwa Musa menyuruhnya agar pohon itu datang menghadap Musa." Ia berkata: "Saya mendatanginya dan menyaksikannya benar-benar telah berjalan pelan-pelan sampai ke hadapan Musa. Lalu Musa menyuruh pohon itu kembali." (Ushulul Kafi 1/253)

Al Imam Muhamad bin Ali Aridho

Syi'ah Rofidhoh menetapkan Muhamad bin Ali Aridho sebagai Imamnya. Suatu hari ada seseorang yang datang ingin menanyakan suatu perkara namun orang tersebut malu mengutarakannya. Muhamad bin Ali berkata: "Saya akan memberitahukanmu tentang yang akan kau tanyakan, pasti kamu ingin bertanya tentang imam ?" "Ya. Demi Allah." Imam berkata: "Imam itu adalah saya." Aku berkata: "Apakah anda memiliki bukti ?" Di tangan Imam ada sebuah tongkat lalu tiba-tiba tongkat itu berbicara: "Sesungguhnya tuanku ini adalah Imam dan hujjah di zaman sekarang ini." (Ushul Al Kafi 1/353)

Demikian, kaum syi'ah telah membantah kaedah mereka sendiri, bahwa Imam selalu ditunjuk oleh nas dan ditunjuk oleh imam sebelumnya. Tapi di sini para imam itu membuktikan bahwa diri mereka adalah imam yang sebenarnya dengan sulap.

Catatan kaki:

1. Humaira' adalah nama panggilan Aisyah –radhiallahu 'anha- istri Nabi –shallallahu 'alaihi wa sallam

2. Sebagian orang berteriak-teriak keheranan karena Abu Hurairah meriwayatkan dari Nabi 6000 riwayat, tapi diam saja dan percaya bahwa Hasan dapat berbicara dengan 70 juta bahasa.

3. Ini menyalahi fitrah manusia, kecuali memang mereka bukan manusia.

Terkait:
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Renungkan !! Tuhan Pernah Memusnahkan Beberapa Peradaban Karena Adanya Kaum Homo Seksual !!!

D

alam berbagai penelitian yang dilakukan, peristiwa atau lokasi kejadian diazabnya umat Luth AS ini adalah di Kota Sodom, di daerah yang sekarang dikenal dengan nama Laut Mati atau di danau Luth yang terletak di perbatasan antara Israel dan Yordania.

Berikut ini cerita mengenai dihancurkannya umat Nabi Luth tersebut dalam Alquran.

''Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia, dan kamu tinggalkan istri-istri yang dijadikan Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas.''(QS Asy-Syu'araa [26]: 165-166)
Ajakan Nabi Luth ini justru ditolak oleh umatnya. Bahkan, tatkala Allah SWT mengutus dua orang malaikat dalam wujud manusia kepada Nabi Ibrahim dan Luth (QS Adz-Dzaariyaat [51]: 32, Hud [11]: 62-81), mereka malah meminta Luth untuk menyerahkan kedua tamunya itu untuk dinikahkan kepada mereka. Lalu, Allah menghancurkan umat Luth ini akibat perbuatannya.

Dijelaskan umat Nabi Luth ini dihancurkan dengan cara dijungkirbalikkan (yang atas ke bawah, dan bawah ke atas) lalu dihujani dengan batu belerang yang terbakar secara bertubi-tubi. Selama ribuan tahun terkubur, kini jejak atau sisa-sisa kehancuran umat Nabi Luth ini berhasil ditemukan oleh para ahli arkeologi di sekitar Laut Mati.

Pada tahun 1924 seorang ahli purbakala William Albright melakukan penelitian disekitar laut mati. Beberapa orang yang bersama William Albright mencari keberadaan sisa-sisa Kota Sodom dan Gomorah, hingga akhirnya mereka menemukan situs purbakala Bab-Edh-dhra(dibaca: Babhedra).

Bab-edh-dhra adalah makam terbesar khas zaman perunggu yang mereka gali, panjangnya 15 meter dan lebarnya 7 meter.Mereka juga menemukan makam berisi perhiasan emas dan menggali lebih 700 tembikar yang merupakan hadiah penguburan, termasuk tempat parfum kecil dan banyak benda lain, seperti kain.

Konon, makam ini telah digunakan selama 1000 tahun lamanya, dari zaman Ibrahim hingga penghancuran Kota Sodom. Namun, tak ada apa pun untuk mengaitkan pemakaman kuno itu dengan Sodom, tempat kehidupan Nabi Luth dan umatnya.

Keberadaan umat Nabi Luth di sekitar laut mati ini diperkuat dengan ulasan National Geographic edisi Desember 1957. ''Gunung Sodom, tanah gersang dan tandus muncul secara tajam di atas Laut Mati. Belum pernah seorang pun menemukan Kota Sodom dan Gomorah yang dihancurkan, namum para akademisi percaya bahwa mereka berada di Lembah Siddimyang melintang dari tebing terjal ini. Kemungkinan air bah dari Laut Mati menelan mereka setelah gempa bumi.''

Setelah sekian lama tidak ada kabarnya tentang keberadaan umat Nabi Luth, pada tahun 1967 ahli purbakala lainnya, Paul Lapp dan Thomas Schaub, melakukan penggalian kembali di sekitar Laut Mati. Dan kemudian, penggalian diteruskan oleh Werner Keller, seorang ahli arkeologi asal Jerman di sekitar Laut Mati.

Dengan merujuk pada keterangan Alquran mengenai dijungkirbalikkannya kota tempat kediaman umat Nabi Luth, Werner Keller menyatakan:
''Bersama dengan dasar dari retakan yang sangat lebar ini, yang persis melewati daerah ini,Lembah Siddim, termasuk Sodom dan Gomorah, dalam satu hari terjerumus ke kedalaman. Kehancuran mereka terjadi melalui sebuah peristiwa gempa bumi dahsyat yang mungkin disertai dengan letusan, petir, keluarnya gas alam serta lautan api.

Werner percaya bahwa umat Nabi Luth dihancurkan melalui sebuah gempa bumi yang sangat hebat. Peristiwa tersebut dilukiskan dengan keterangan Alquran surah Asy-Syu'araa ayat 173.''Kami menghujani mereka dengan batu belerang keras sebagaimana tanah liat yang terbakar secara bertubi-tubi.''

Berkaitan dengan hal ini, Werner Keller menulis: ''Pergeseran patahan membangkitkan tenaga vulkanik yang telah tertidur lama sepanjang patahan. Di lembah yang tinggi di Jordania dekat Bashan masih terdapat kawah yang menjulang dari gunung api yang sudah mati; bentangan lava yang luas dan lapisan basal yang dalam yang telah terdeposit pada permukaan batu kapur.''

Tanda-tanda nyata yang disampaikan oleh Danau Luth tentu sangat menarik. Umumnya, kejadian yang diceritakan dalam Alquran terjadi di Timur Tengah, Jazirah Arab, dan Mesir. Tepat di tengah-tengah semua kawasan ini terletak Danau Luth. Danau Luth, serta sebagian peristiwa yang terjadi di sekitarnya, patut mendapat perhatian secara geologis. Danau tersebut diperkirakan berada 400 meter di bawah permukaan Laut Tengah. Karena lokasi terdalam dari danau tersebut adalah 400 meter, dasarnya berada di kedalaman 800 meter di bawah Laut Tengah. Inilah titik yang terendah di seluruh permukaan bumi. Di daerah lain yang lebih rendah dari permukaan laut, paling dalam adalah 100 meter.

Kandungan garam danau luth sangat tinggi, Laut Mati memiliki kadar garam 31,5%, kira-kira 8,6 kali lebih tinggi daripada laut yang lai. Oleh karena itu, tidak ada organisme hidup, semacam ikan atau lumut, yang dapat hidup di dalam danau ini. Hal inilah yang menyebabkan Danau Luth sering disebut sebagai "Laut Mati".

Kejadian yang menimpa kaum Luth yang disebutkan dalam Alquran berdasarkan perkiraan terjadi sekitar 1.800 SM. Berdasarkan pada penelitian arkeologis dan geologis, peneliti Jerman, Werner Keller, mencatat bahwa Kota Sodom dan Gomorah benar-benar berada di Lembah Siddim yang merupakan daerah terjauh dan terendah dari Danau Luth, dan bahwa pernah terdapat situs yang besar dan dihuni di daerah itu.

TINGGI KADAR GARAM

Konon, jika seseorang mendayung melintasi Danau Luth ke titik paling utara dan matahari sedang bersinar pada arah yang tepat, ia akan melihat sesuatu yang sangat menakjubkan. Pada jarak tertentu dari pantai dan jelas terlihat di bawah permukaan air, maka akan tampaklah gambaran bentuk hutan yang diawetkan oleh kandungan garam Laut Mati yang sangat tinggi. Batang dan akar di bawah air yang berwarna hijau berkilauan tampak sangat kuno. Lembah Siddim, di mana pepohonan ini dahulu kala bermekaran daunnya menutupi batang dan ranting, merupakan salah satu tempat terindah di daerah ini. Keindahan Laut Mati ini dilukiskan seperti ''like the garden of God.''

Kisah-kisah umat terdahulu hendaknya menjadi pelajaran bagi seluruh umat manusia. Namun banyak yang tidak peduli dengan peringatan tersebut. Kehancuran umat Nabi Luth yang melakukan hubungan seksual dengan sesama jenis, rupanya tak cukup menjadi pelajaran dan peringatan.

Itulah yang dilakukan masyarakat di Kota Pompei yang terletak di sebelah timur Gunung Vesuvius, Kota Naples, Italia. Pompei merupakan sebuah simbol kemerosotan dari Kekaisaran Romawi yang juga melakukan perilaku seksual menyimpang sebagaimana umat Luth, dan akhirnya mereka pun mengalami nasib serupa. Kehancuran Pompei disebabkan oleh letusan Gunung Vesuvius.

Gunung Vesuvius adalah simbol bagi Italia, terutama Kota Naples. Karena berdiam diri selama dua ribu tahun terakhir, Vesuvius dinamai 'Gunung Peringatan.' Dinamakan demikian, karena bencana yang menimpa Sodom dan Gomorah sangat mirip dengan bencana yang menghancurkan Pompei.

Catatan historis menyebutkan, Kota Pompei adalah sarang foya-foya dan perilaku menyimpang. Kota ini dikenal dengan meningkatnya pelacuran begitu tinggi sampai-sampai jumlah rumah bordil tidak terhitung lagi. Tiruan alat kelamin dalam ukuran aslinya digantungkan di depan pintu-pintu rumah bordil. Menurut tradisi yang berakar dari kepercayaan Mithra ini, organ seksual dan persetubuhan tidak seharusnya disembunyikan, namun dipertontonkan secara terang-terangan.

Hingga akhirnya, letusan Gunung Vesuvius menghancurkan mereka yang tak sempat melarikan diri.

Dari beberapa temuan yang dilakukan terhadap Kota Pompei, ditemukan adanya sebuah keluarga yang sedang menyantap makanan yang membatu saat itu juga. Bahkan, banyak pasangan ditemukan membatu dalam keadaan sedang berhubungan badan sesama jenis. Wajah dari beberapa jasad membatu yang digali dari Pompei tidak rusak, ekspresi wajah-wajah tersebut pada umumnya menunjukkan kebingungan.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Keajaiban Al-Qur'an Tentang Api Yang Berkobar Di Dasar Lautan

S

ubhanallah! Baru-baru ini muncul sebuah fenomena retakan di dasar lautan yang mengeluarkan lava, dan lava ini menyebabkan air mendidih hingga suhunya lebih dari seribu derajat Celcius. Meskipun suhu lava tersebut luar biasa tingginya, ia tidak bisa membuat air laut menguap, dan walaupun air laut ini berlimpah-luah, ia tidak bisa memadamkan api. "Ada laut yang di dalam tanahnya ada api" (Qs. Ath-Thur 6).

KETERANGAN

Allah bersumpah dengan fenomena kosmik unik ini. Firman-Nya: "Ada laut yang di dalam tanahnya ada api" (Qs. Ath-Thur 6).

Nabi SAW bersabda: "Tidak ada yang mengarungi lautan kecuali orang yang berhaji, berumrah atau orang yang berperang di jalan Allah. Sesungguhnya di bawah lautan terdapat api dan di bawah api terdapat lautan."

Ulasan Hadits Nabi

Hadits ini sangat sesuai dg sumpah Allah SWT yang dilansir oleh Al-Qur’an pada permulaan Surah Ath-Thur, di mana Allah bersumpah (Maha Besar Allah yang tidak membutuhkan sumpah apapun demi lautan yang di dalam tanahnya ada api "al-bahrul masjur." Sumpahnya:

"Demi bukit, dan kitab yang ditulis; pada lembaran yang terbuka; dan demi Baitul Ma'mur; dan atap yang ditinggikan (langit), dan laut yang di dalam tanahnya ada api, sesungguhnya azab Tuhanmu pasti terjadi, tidak seorangpun yang dapat menolaknya." (Qs. Ath-Thur: 1-8)

Bangsa Arab, pada waktu diturunkannya Al-Qur’an tidak mampu menangkap dan memahami isyarat sumpah Allah SWT demi lautan yang di dalam tanahnya ada api ini. Karena bangsa Arab (kala itu) hanya mengenal makna “sajara” sebagai menyalakan tungku pembakaran hingga membuatnya panas atau mendidih. Sehingga dalam persepsi mereka, panas dan air adalah sesuatu yang bertentangan. Air mematikan panas sedangkan panas itu menguapkan air. Lalu bagaimana mungkin dua hal yang berlawanan dapat hidup berdampingan dalam sebuah ikatan yang kuat tanpa ada yang rusak salah satunya?

Tampak jelas bahwa gunung-gunung tengah samudera tersebut sebagian besar terdiri dari bebatuan berapi (volcanic rocks) yang dapat meledak layaknya ledakan gunung berapi yang dahsyat.

Persepsi demikian mendorong mereka untuk menisbatkan kejadian ini sebagai peristiwa di akhirat (bukan di dunia nyata). Apalagi didukung dengan firman Allah SWT: "Dan apabila lautan dipanaskan" (QS. At-Takwir 6).

Memang, ayat-ayat pada permulaan Surah At-Takwir mengisyaratkan peristiwa-peristiwa futuristik yang akan terjadi di akhirat kelak, namun sumpah Allah SWT dalam Surah Ath-Thur semuanya menggunakan sarana-sarana empirik yang benar-benar ada dan dapat ditemukan dalam hidup kita (di dunia).

Hal inilah yang mendorong sejumlah ahli tafsir untuk meneliti makna dan arti bahasa kata kerja “sajara” selain menyalakan sesuatu hingga membuatnya panas. Dan mereka ternyata menemukan makna dan arti lain dari kata "sajara," yaitu “mala'a” dan “kaffa” (memenuhi dan menahan). Mereka tentu saja sangat gembira dengan penemuan makna dan arti baru ini karena makna baru ini dapat memecahkan kemusykilan ini dengan pengertian baru bahwa Allah SWT telah memberikan anugerah kepada semua manusia dengan mengisi dan memenuhi bagian bumi yang rendah dengan air sambil menahannya agar tidak meluap secara berlebihan ke daratan.

Namun, hadits Rasulullah SAW yang sedang kita bahas ini secara singkat menegaskan bahwa: Sesungguhnya di bawah lautan ada api dan di bawah api ada lautan.

Setelah Perang Dunia II, para peneliti turun dan menyelam ke dasar laut dan samudera dalam rangka mencari alternatif berbagai barang tambang yang sudah nyaris habis cadangannya di daratan akibat konsumerisme budaya materialistik yang dijalani manusia sekarang ini. Mereka dikejutkan dengan rangkaian gunung berapi (volcanic mountain chain) yang membentang berpuluh-puluh ribu kilometer di tengah-tengah seluruh samudera bumi yang kemudian mereka sebut sebagai 'gunung-gunung tengah samudera'.

Dengan mengkaji rangkaian gunung-gunung tengah samudera ini tampak jelas bahwa gunung-gunung tengah samudera tersebut sebagian besar terdiri dari bebatuan berapi (volcanic rocks) yang dapat meledak layaknya ledakan gunung berapi yang dahsyat melalui sebuah jaring retak yang sangat besar. Jaring retak ini dapat merobek lapisan bebatuan bumi dan ia melingkupi bola bumi kita secara sempurna dari segala arah dan terpusat di dalam dasar samudera dan beberapa lautan. sedangkan kedalamannya mencapai 65 km. Kedalaman jaring retak ini menembus lapisan bebatuan bumi secara penuh hingga menyentuh lapisan lunak bumi (lapisan bumi ketiga) yang memiliki unsur bebatuan yang sangat elastis, semi cair, dan memiliki tingkat kepadatan dan kerekatan tinggi.

Bebatuan lunak ini didorong oleh arus muatan yang panas ke dasar semua samudera dan beberapa lautan semacam Laut Merah dengan suhu panas yang melebihi 1.000 derajat Celcius. Batuan-batuan elastis yang beratnya mencapai jutaan ton ini mendorong kedua sisi samudera atau laut ke kanan dan ke kiri yang kemudian disebut oleh para ilmuwan dengan "fenomena perluasan dasar laut dan samudera." Dengan terus berlangsungnya proses perluasan ini, maka wilayah-wilayah yang dihasilkan oleh proses perluasan itupun penuh dengan magma bebatuan yang mampu menimbulkan pendidihan di dasar samudera dan beberapa dasar laut.

Meskipun sebegitu banyak, air laut atau samudera tetap tidak mampu memadamkan bara api magma tersebut. Dan magma yang sangat panas pun tidak mampu memanaskan air laut dan samudera.

Salah satu fenomena yang mencengangkan para ilmuwan saat ini adalah bahwa meskipun sebegitu banyak, air laut atau samudera tetap tidak mampu memadamkan bara api magma tersebut. Dan magma yang sangat panas pun tidak mampu memanaskan air laut dan samudera. Keseimbangan dua hal yang berlawanan: air dan api di atas dasar samudera bumi, termasuk di dalamnya Samudera Antartika Utara dan Selatan, dan dasar sejumlah lautan seperti Laut Merah merupakan saksi hidup dan bukti nyata atas kekuasaan Allah SWT yang tiada batas.

Laut Merah misalnya, merupakan laut terbuka yang banyak mengalami guncangan gunung berapi secara keras sehingga sedimen dasar laut ini pun kaya dengan beragam jenis barang tambang. Atas dasar pemikiran ini, dilakukanlah proyek bersama antara Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia, Sudan, dan salah satu negara Eropa untuk mengeksploitasi beberapa kekayaan tambang yang menggumpal di dasar Laut Merah.

Kapal-kapal proyek ini melemparkan stapler barang tambang untuk mengumpulkan sampel tanah dasar Laut Merah tersebut. Stapler pengeruk sampel tanah itu diangkat dalam batang air yang ketebalannya mencapai 3.000 m. Dan jika stapler sampai ke permukaan kapal, tidak ada seorang pun yang berani mendekat karena sangat panasnya. Begitu dibuka, maka keluarlah tanah dan uap air panas yang suhunya mencapai 3.000 derajat Celcius. Dengan demikian, sudah terbukti nyata di kalangan ilmuwan kontemporer, bahwa ledakan gunung vulkanik di atas dasar setiap samudera dan dasar sejumlah laut jauh melebihi ledakan vulkanik serupa yang terjadi di daratan.

Terbukti pula dengan beragam dalil dan bukti bahwa semua air yang ada di bumi dikeluarkan oleh Allah SWT dari dalam bumi melalui ledakan-ledakan vulkanik dari setiap moncong gunung berapi.

Kemudian terbukti pula dengan beragam dalil dan bukti bahwa semua air yang ada di bumi dikeluarkan oleh Allah SWT dari dalam bumi melalui ledakan-ledakan vulkanik dari setiap moncong gunung berapi. Pecahan-pecahan lapisan berbatu bumi menembus lapisan ini hingga kedalaman tertentu mampu mencapai lapisan lunak bumi. Di dalam pisan lunak bumi dan lapisan bawahnya, magma vulkanik menyimpan air yang puluhan kali lipat lebih banyak dibanding debit air yang ada di permukaan bumi.

Dari sini tampaklah kehebatan hadits Nabi SAW ini yang menetapkan sejumlah fakta-fakta bumi yang mencengangkan dengan sabda: "Sesungguhnya di bawah lautan ada api dan di bawah api ada lautan."

Sebab fakta-fakta ini baru terungkap dan baru bisa diketahui oleh umat manusia pada beberapa tahun terakhir.

Pelansiran fakta-fakta ini secara detail dan sangat ilmiah dalam hadits Rasulullah SAW menjadi bukti tersendiri akan kenabian dan kerasulan Muhammad SAW, sekaligus membuktikan bahwa ia selalu terhubung dengan wahyu langit dan diberitahui oleh Allah Sang maha Pencipta langit dan bumi. Maha benar Allah yang menyatakan:

"Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Qur'an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya), yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat, Yang mempunyai akal yang cerdas; dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli, sedang dia berada di ufuk yang tinggi. Kemudian dia mendekat, lalu bertambah dekat lagi, maka jadilah dia dekat (pada Muhammad sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi). Lalu dia menyampaikan kepada hamba-Nya (Muhammad) apa yang telah Allah wahyukan” (QS. An-Najm 3-10)

Tidak seorang pun di muka bumi ini yang mengetahui fakta-fakta ini kecuali baru pada beberapa dekade terakhir. Sehingga lontaran fakta ini dalam hadis Rasulullah SAW benar-benar merupakan kemukjizatan dan saksi yang menegaskan kenabian Muhammad SAW dan kesempurnaan kerasulannya.

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.

Sumber: http://m.voa-islam.com
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS